JP Morgan Ungkap RI Salah Satu Negara yang Tahan Guncangan Harga Energi Global

Wait 5 sec.

Bank JP Morgan Foto: REUTERS/Mike SegarIndonesia dinilai termasuk dalam kelompok negara yang relatif tahan terhadap guncangan harga energi, khususnya minyak dan gas global. Hal itu tertuang dalam laporan terbaru JP Morgan bertajuk Pandora’s Bog: the global energy shock of 2026 yang dirilis pada Maret 2026.Dalam laporan tersebut, perusahaan keuangan asal Amerika Serikat (AS) itu menjelaskan ketahanan suatu negara dilihat dari faktor insulation atau perlindungan terhadap lonjakan harga energi global.Faktor ketahanan ini dilihat dari sejumlah indikator, seperti porsi energi terbarukan dan nuklir hingga penggunaan energi fosil yang berasal dari produksi dalam negeri.Ilustrasi minyak mentah. Foto: Artem Oleshko/ShutterstockBerdasarkan grafik dalam laporan tersebut, ada 50 negara yang dicantumkan terkait ketahanan energi itu. Indonesia menempati posisi kedua setelah Afrika Selatan sebagai negara dengan tingkat ketahanan tertinggi terhadap gejolak harga energi global. Secara rinci, ketahanan Indonesia ditopang oleh tingginya penggunaan energi domestik khususnya batu bara, disusul oleh porsi penggunaan energi domestik berupa gas dan terakhir kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi nasional.Di sepuluh teratas setelah Afrika Selatan dan Indonesia, ada China, Uzbekistan, Amerika Serikat, Australia, Swedia, Pakistan, Rumania dan Peru yang juga memiliki tingkat ketahanan relatif tinggi.Kemudian sepuluh terakhir adalah Italia, Belgia, Irlandia, Jepang, Korsea Selatan, Filipina, Belarus, Maroko, Taiwan, dan Singapura.