Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung ambruk tajam pada awal perdagangan Senin (2/2). Pada 17 menit awal setelah pembukaan, IHSG sempat anjlok 5,03 persen atau 418,75 poin ke level 7.910,85. Foto: Argya D. Maheswara/kumparan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I perdagangan Selasa (21/4) berakhir di zona merah. Berdasarkan data RTI Business, IHSG turun 0,59 persen ke 7.549,407.Nilai transaksi tercatat Rp 9,81 triliun, dengan volume 24,29 miliar saham dan frekuensi 1,57 juta kali. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 28 poin (0,16 persen) ke Rp 17.140 per dolar AS.MSCI menegaskan akan tetap mempertahankan sejumlah kebijakan yang telah diberlakukan sebelumnya bagi sekuritas Indonesia untuk Review Indeks Mei 2026. Kebijakan tersebut meliputi pembekuan kenaikan Foreign Inclusion Factors (FIF) dan Number of Shares (NOS), tidak adanya penambahan saham ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), serta tidak dilakukan peningkatan klasifikasi indeks berdasarkan ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard.Top LosersPOLU (Golden Flower) turun 3125 poin (14,95 persen) ke 17.775DSSA (Dian Swastatika Sentosa) turun 430 poin (13,15 persen) ke 2.840BREN (Barito Renewables Energy) turun 475 poin (7,20 persen) ke 6.125BIKE (Sepeda Bersama Indonesia) turun 35 poin (6,36 persen) ke 515NTBK (Nusatama Berkah) turun 5 poin (5,95 persen) ke 79Bursa AsiaIndeks Nikkei 225 di Jepang naik 1,27 persen ke level 59.574,20Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,13 persen ke level 26.394,86Indeks SSE Composite di China turun 0,24 persen ke level 4.072,39Indeks Straits Times di Singapura naik 0,21 persen ke level 5.014,47