Ndhank Eks Gitaris Stinky Meninggal Dunia, Akan Dimakamkan di Manado

Wait 5 sec.

Mantan Gitaris Band Stinky, Ndhank Surahman Hartono saat Ditemui di Kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat. Foto: Aprilandika Pratama/kumparanKabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Mantan gitaris Stinky, Ndhank Surahman Hartono, meninggal dunia pada Sabtu (18/4) kemarin.Ketika dihubungi kumparan, anggota AKSI Bersatu, Ari Bias, mengonfirmasi kabar tersebut. Ari menjelaskan bhawa jenazah Ndhank akan dimakamkan dan disemayamkan di Manado.''(Disemayamkan dan dimakamkan) di Manado," ungkap Ari kepada kumparan, Minggu (19/4).Dalam kesempatan itu, Ari kemudian juga sempat menjelaskan sosok Ndhank. Ari Bias mengenal sosok Ndhank secara langsung ketika mereka bergabung di organisasi AKSI. Menurut Ari, Ndhank merupakan sosok yang konsisten. Terutama dalam hal memperjuangkan hak cipta atas karyanya.Komposer musik Ari Bias dan Ketua AKSI, Piyu Padi Reborn hadir dalam konferensi pers di Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (24/6/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan"Saya kenal Ndhank almarhum sejak beliau bergabung dengan AKSI. Ndank sosok yang konsisten dalam memperjuangkan dan menyuarakan terkait hak cipta," ujar Ari. "Ndhank pernah menjadi isu utama hak cipta terkait perjuangannya atas haknya di lagu 'Mungkinkah' yang pernah dipopulerkannya bersama band Stinky di tahun 90an," tambahnya.Bersama Andre Taulany (vokal), Helman Maulana (Nano-gitar), Irwan Batara (bass), dan Edy Suryo Triputranto (drum), Ndhank mendirikan Stinky di tahun 1992. Ndhank juga merupakan sosok di balik terciptanya karya fenomenal Stinky seperti Mungkinkah dan Jangan Tutup Dirimu.