Rossa Berencana Bikin Laporan soal Penggunaan Lagu hingga Foto Tanpa Izin

Wait 5 sec.

Kuasa hukum dan juru bicara manajemen Rossa Natalia Rusli dan M. Ikhsan Tualeka, saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanRossa akhirnya mengambil langkah tegas terhadap oknum di media sosial yang diduga mencemarkan nama baiknya. Didampingi manajemen dan kuasa hukumnya, Rossa melaporkan total 78 akun atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik ke Bareskrim Polri, pada Jumat (17/4).Natalia Rusli selaku kuasa hukum Rossa, mengungkap bahwa pelantun Hey Ladies itu juga akan kembali melayangkan laporan ke Bareskrim pada Senin (20/4) mendatang. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penggunaan karya milik kliennya tanpa izin, mulai dari lagu, video, hingga foto. Natalia mengatakan, laporan baru ini akan dibuat secara terpisah agar bisa memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan karya orang lain di ruang digital."Video, foto, lagu, semua akan kita laporkan lagi dengan laporan yang terpisah,” ujar Natalia.Kuasa hukum Rossa Natalia Rusli saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanMenurutnya, langkah hukum ini bukan hanya untuk menindak pihak yang dianggap melanggar, tetapi juga sebagai pengingat bahwa penggunaan karya tanpa izin memiliki konsekuensi hukum.Natalia menegaskan, penggunaan lagu, foto, maupun materi lain tanpa persetujuan pemilik, terlebih jika digunakan untuk menjatuhkan reputasi seseorang, telah diatur dalam undang-undang.“Kalau kita memakai lagu orang tanpa izin, memakai foto orang, apalagi menjatuhkan reputasi seseorang dengan menyadur lagu, foto, dan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, itu ada undang-undangnya,” katanya.Penyanyi Rossa saat konferensi pers perilisan trailer dan poster film Tak Ingin Usai di Sini. Foto: Aprilandika Pratama/kumparanIa juga memastikan laporan tersebut akan dilayangkan di Bareskrim Polri. Namun, untuk waktu pasti pelaporan, pihaknya masih akan mengabarkan lebih lanjut.Sementara itu, Ikhsan Tualeka selaku perwakilan dari tim kuasa hukum Rossa, menyebut kasus ini menjadi bagian dari upaya untuk menciptakan ruang digital yang lebih sehat.Menurut Ikhsan, mereka ingin memastikan jagat digital tidak dipenuhi konten yang merugikan individu, terutama public figure dan pekerja seni, serta tidak menyesatkan publik.“Semua ini menjadi satu rangkaian utuh, bahwa kita tidak saja ingin ada penegakan hukum, tapi kita ingin memastikan bahwa jagat digital kita tidak disesaki oleh konten-konten yang merugikan,” ujar Ikhsan.Ia juga menyinggung munculnya sejumlah video permintaan maaf dari pihak-pihak yang sebelumnya diduga menyebarkan konten terkait.“Semalam ada banyak konten permintaan maaf sampai ada yang menangis. Mereka merasa tidak menyadari dampaknya akan sejauh ini hingga akhirnya harus berhadapan dengan hukum,” tutupnya.Sebelumnya, Rossa mengalami kejadian enggak menyenangkan. Ia diduga difitnah, didiskreditkan, dan dijatuhkan harkat martabatnya. Foto dan musiknya juga digunakan dengan tidak bertanggung jawab oleh sejumlah pemilik akun media sosial