Perjuangan Ibu Hamil di Flores Timur NTT Lahirkan Tiga Bayi Kembar

Wait 5 sec.

Seorang ibu di Solor Barat, NTT melahirkan tiga bayi kembar. Foto: Dok. IstimewaSebuah keajaiban dan momen luar biasa terjadi di Desa Daniwato, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur, NTT. Seorang ibu bernama Angelina Niron berhasil melahirkan tiga bayi laki-laki sekaligus alias kembar tiga, padahal berdasarkan hasil pemeriksaan USG sebelumnya hanya terdeteksi dua janin.Kelahiran yang menggembirakan namun penuh tantangan ini terjadi pada Jumat (17/4) pagi, sekitar pukul 07.35 WITA di Polindes Pamakayo.Bidan yang menangani persalinan tersebut, Yohana Natalia, selaku Bidan Kontrak Desa Daniwato, menceritakan kronologinya. Awalnya, ia mendapat kabar melalui WhatsApp bahwa Angelina Niron mulai merasakan tanda-tanda akan melahirkan."Saat diperiksa, ternyata sudah ada tanda-tanda persalinan. Padahal berdasarkan USG terakhir, usia kehamilan baru 32-33 minggu dan jadwal persalinan diperkirakan tanggal 11 Juni 2026. Selain itu, USG juga hanya menunjukkan janin kembar dua," ungkap Bidan Natalia.Mengingat kondisi kehamilan yang berisiko, rencana awal adalah membawa ibu ke RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka. Namun karena proses persalinan berjalan sangat cepat, pasien disinggahkan terlebih dahulu di Polindes Pamakayo untuk pemeriksaan lanjutan."Sesampainya di Polindes, dicek ternyata pembukaan sudah lengkap. Mau dirujuk ke rumah sakit sudah tidak memungkinkan, akhirnya terpaksa dilakukan persalinan di tempat," tandasnya.Proses Persalinan Penuh TantanganProses kelahiran berlangsung bertahap. Bayi pertama lahir pada pukul 07.35 WITA dengan berat badan 1,6 kg dengan posisi kepala dulu. Bayi kedua lahir pada pukul 07.50 WITA dengan berat 1,5 kg, dan bayi ketiga lahir pada pukul 08.10 WITA dengan berat 1,5 kg."Ketiganya berjenis kelamin laki-laki," ungkap Natalia.Uniknya, bayi kedua dan ketiga lahir dengan posisi sungsang atau kaki lebih dulu. Karena berat badan ketiga bayi tergolong di bawah normal (prematur), ibu dan ketiga bayinya segera dirujuk ke RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka untuk mendapatkan perawatan intensif guna memastikan kondisi mereka tetap stabil dan sehat.Pengalaman Pertama Bidan NataliaBidan Yohana Natalia mengaku, ini adalah pengalaman pertamanya dalam karier kebidanannya menangani kasus kelahiran kembar tiga. Ini juga merupakan sejarah baru di Desa Daniwato."Perasaan saya campur aduk, mulai dari cemas, sedih, hingga sangat gembira karena bisa membantu menyelamatkan empat nyawa sekaligus (ibu dan tiga bayi). Ini benar-benar pengalaman yang luar biasa dan pertama kali bagi saya," tuturnya dengan haru.Kabar kelahiran kembar tiga ini pun menjadi berita menggembirakan bagi masyarakat setempat, sekaligus membuktikan ketangguhan tenaga kesehatan dalam menangani situasi darurat medis.