Tren Hybrid Bikin Permintaan Mobil Diesel Bekas Lesu

Wait 5 sec.

Mobil bekas di WTC Mangga Dua. Foto: Fitra Andrianto/kumparanPermintaan mobil diesel bekas di pasar otomotif mulai menunjukkan tren penurunan. Kondisi ini diakui langsung oleh penggawa Lapak Mobil Peter yang berjualan di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua yang menyebut minat konsumen tak lagi setinggi dulu.Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi penurunan tersebut adalah kehadiran teknologi hybrid yang mulai dilirik konsumen. Pergeseran preferensi ini membuat mobil diesel perlahan kehilangan daya tarik, khususnya di segmen kendaraan keluarga.“Rada kurang sih (mobil diesel bekas) sebenarnya karena pengaruh hybrid ya. Jadi peminat diesel berkurang sekarang,” buka Peter kepada kumparan, Senin (20/4/2026).Mobil bekas di WTC Mangga Dua. Foto: Fitra Andrianto/kumparanIa menjelaskan, tren penurunan ini sudah mulai terasa sejak awal kemunculan mobil hybrid di pasar Indonesia. Bahkan model-model diesel populer seperti Toyota Innova Diesel, Toyota Fortuner Diesel, hingga Mitsubishi Pajero Sport Diesel disebut mulai berkurang peminatnya.“Oh udah dari pas mobil hybrid keluar, enggak lama lah Diesel udah kurang gitu dilirik kaya mobil Innova, Fortuner, atau Mitsubishi Pajero. Mungkin ya karena sama-sama irit,” katanya.Meski demikian, ia menilai permintaan mobil diesel bekas tidak sepenuhnya hilang. Ada momen tertentu di mana minat konsumen kembali meningkat, terutama saat kebutuhan mobilitas jarak jauh sedang tinggi.Mobil bekas di WTC Mangga Dua Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan“Tapi ada saat-saatnya nanti ada permintannya naik di bulan-bulan tertentu," lanjutnya.Ia menyebut periode seperti Lebaran dan akhir tahun menjadi momentum kebangkitan pasar mobil diesel. Pada waktu tersebut, konsumen cenderung kembali melirik kendaraan diesel untuk kebutuhan perjalanan antarkota.“Di bulan Lebaran, bulan akhir tahun, permintaan-permintaan mobil diesel biasanya naik. Karena kan mungkin orang diesel udah enggak takut dan khawatir. Terus ke arah Jawa juga solar-nya banyak,” ujarnya.Mobil bekas di WTC Mangga Dua. Foto: Fitra Andrianto/kumparanSelain faktor fungsional, ada juga aspek gengsi yang masih melekat pada mobil diesel. Model seperti Innova, Fortuner, dan Pajero dinilai masih memiliki citra kuat sebagai kendaraan mapan untuk perjalanan mudik.“Konsumen juga lebih pede kayak pakai Innova, Fortuner, atau Pajero, kan bawa pulang ke kampung halaman juga lebih prestise. Dibanding dia bawa mobil China,” tutupnya.Dengan kondisi ini, pasar mobil diesel bekas terlihat mulai memasuki fase penyesuaian. Meski tertekan oleh tren elektrifikasi dan hybrid, segmen ini masih memiliki ceruk pasar tersendiri, terutama untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh dan momentum musiman.