Mobil yang tertabrak di rel kereta api Mangga dua. Foto: Dok. IstimewaSebuah mobil Mazda CX-5 terlibat kecelakaan lalu lintas beruntun hingga terserempet kereta api di Jalan Gunung Sahari arah utara, tepatnya di perlintasan rel Mangga Dua Square, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (2/1) dini hari.Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.35 WIB. KKendaraan Mazda CX-5 bernomor polisi B-1794-JVH yang dikemudikan Jerry Christian itu, tertemper Kereta Api Lokomotif 2510.“Tidak ada korban meninggal maupun luka dalam kejadian ini (tertemper kereta). Namun kendaraan mengalami kerusakan materiil,” kata Ojo Ruslani, Jumat (2/1).Ilustrasi lokomotif Foto: Budi Candra Setya/ANTARASempat Tabrak Motor-Pejalan KakiBerdasarkan laporan Satlantas Wilayah Jakarta Utara, kecelakaan bermula saat Mazda CX-5 terlibat tabrakan dengan tiga sepeda motor dan seorang pejalan kaki di kawasan Tanah Sereal–Tambora, Jakarta Barat. Akibat tabrakan di Tambora ada korban jiwa dan lainnya luka-luka.“Kejadian laka pertama di Tanah Sereal-Tambora, ada yang luka ada yang meninggal dunia, lari ketakutan ke wilayah Jakut, melawan arus di sekitar Gunung Sahari,“ ujarnyaSetelah kejadian itu, pengemudi melarikan diri. Ia dikejar massa sehingga lawan arus. Imbas lawan arus, ketika melintasi rel, mobil tertabrak kereta,“Yang bersangkutan melarikan diri lalu dikejar oleh pengguna jalan yang lain sampai pada akhirnya pengemudi kendaraan tersebut melawan arus dan terserempet kereta api di wilayah Mangga Dua-Jakarta Utara,” jelas Ojo.Tes urine Foto: ANTARA FOTO/Adiwinata SolihinPemicu Tabrakan DitelusuriMobil Mazda CX-5 mengalami kerusakan. Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Polisi juga melakukan test urine terhadap pengemudi Mazda.“Sedang dites urine,” jelas Ojo.Saat ini, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Mazda CX-5, serta mengumpulkan keterangan saksi.“Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat terkait kecelakaan awal sebelum kejadian dengan kereta api,” ujarnya.