5 Hari Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Slamet Belum Ditemukan

Wait 5 sec.

Gunung Slamet di Jateng. Foto: ANTARA/Sumarwoto/Pendaki Gunung Slamet asal Magelang, Jawa Tengah, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), hingga kini belum ditemukan. Syafiq naik bersama seorang temannya pada Sabtu (27/12) dan terpisah.Kepala BPBD Kabupaten Pemalang, Andri Adi, mengatakan hingga hari kelima pencarian masih belum ada tanda-tanda keberadaan Syafiq."Ini kan perkiraannya survivor bawa bekal cukup hanya untuk dua hari saja. Jadi kemungkinan sudah kehabisan bekal sekarang," ujar Andri kepada kumparan, Jumat (2/1).Ia menyebut, tim atau relawan yang melakukan pencarian jumlahnya sudah ditambah. Area pencarian juga diperluas untuk menemukan Syafiq."Mungkin sudah lebih dari 70-an orang. Ada tim yang berangkat dari Magelang. Ada tim yang diberangkatkan lewat Jalur Bambangan, Purbalingga, karena bisa posisinya bergeser ke wilayah Purbalingga," jelas dia.Namun, hingga kini keberadaan Syafiq belum terlihat sama sekali. Baik itu dari tanda suara dan lainnya."Yang kami takutkan kalau terjadi kecelakaan karena belum terlihat tanda-tandanya, sudah dilacak pakai cahaya ataupun suara, belum ketemu," ungkap dia.Ia mengungkap, cuaca buruk menjadi salah satu kesulitan dalam pencarian Syafiq. Selain itu, kondisi geografis Gunung Slamet juga ikut berpengaruh."Gunung Slamet ini kan gunung tertinggi di Jawa Tengah, tertinggi nomor dua di Pulau Jawa. Hutannya, semak-semaknya masih sangat lebat, terjal, banyak tanjakan. Selain itu cuacanya juga sedang kurang bersahabat," kata Andri.Hilang saat Mencari PertolonganIlustrasi pendaki gunung. Foto: Dudarev Mikhail/ShutterstockSyafiq mendaki Gunung Slamet bersama seorang temannya bernama Himawan Haidar Bahran pada Sabtu (27/12) melalui Basecamp Dipajaya, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.Keduanya berencana melakukan pendakian tektok atau tidak bermalam dan berencana turun pada Minggu (28/12). Namun di tengah jalan, Himawan mengalami cedera kaki, dan Syafiq turun untuk mencari pertolongan.Lantaran tidak kunjung kembali, pada Minggu (28/12) malam, tim relawan gabungan akhirnya melakukan pencarian terhadap kedua pendaki itu.Himawan ditemukan di Pos 9 dan evakuasi ke basecamp pada Selasa (30/12) dalam kondisi lemas.