Hyundai Tucson 2022. Foto: dok. Motor1Hyundai Motor Corporation baru-baru ini mengumumkan program recall untuk model SUV mereka Tucson. Total yang terdampak mencapai puluhan ribu unit akibat adanya potensi dan risiko kebakaran.Disitat dari The Drive, setidaknya ada 51 ribu unit lebih Hyundai Tuscon yang terjual secara global dengan rentang tahun produksi antara 2022 hingga 2024. Masalah berkutat pada sistem derek atau towing untuk kebutuhan camping.Karena penyusunan dan tata kabel untuk menghubungkan kelistrikan dari kendaraan ke alat yang diderek tidak terlindungi dengan baik, ada potensi bagian tersebut dapat disusupi oleh air. Menyebabkan korsleting hingga memicu kebakaran."Masuknya air ke dalam modul kontrol membuat lampu rem trailer tidak dapat berfungsi. Pada kasus yang jarang terjadi, hal ini juga memicu panas berlebih, menjadi peleburan, dan dalam kondisi terisolasi dapat menciptakan pengapian," tulis laporan Hyundai.Peluncuran mobil baru Hyundai Tucson di Jakarta, Kamis (20/11/2024). Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanHyundai menerima tiga laporan kebakaran yang terjadi di Amerika Serikat, diikuti 287 laporan lainnya pada tanggal 8 Juni 2022 hingga 10 November 2025. Mayoritas pemilik menduga hal tersebut diakibatkan dari masalah modul kelistrikan trailer tersebut.Namun, jenama Korea Selatan itu memastikan dari seluruh laporan yang masuk, tidak ada data kecelakaan atau cedera terkait kondisi tersebut di Amerika Serikat atau Kanada. Pabrikan saat ini tengah melakukan persiapan untuk perbaikan kendaraan konsumennya.Informasi lanjutan baru akan diterbitkan paling cepat Februari 2026. Selama waktu tersebut, Hyundai mengimbau kepada para pemilik Tucson agar sebisa mungkin mencari tempat parkir terbuka atau di luar gedung.Melihat rentang waktu produksi Hyundai Tucson yang terdampak adalah generasi ke-4. Model ini juga sudah mendarat di Indonesia sejak November 2024 lalu, namun tidak disebutkan secara rinci adanya kemampuan atau fitur trailer mode.