Dinas intelijen Rusia telah mengekstrak berkas misi penerbangan dari salah satu drone yang menyerang kediaman Presiden Vladimir Putin dan akan menyerahkannya kepada rekan-rekan mereka di AS. Pernyataan itu diungkap Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia pada hari Kamis (1/1/2026).