Wisata padati Kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, tak berakhir di malam pergantian tahun. Di hari pertama tahun 2026, Malioboro masih dipadati wisatawan, Kamis (1/1). Foto: Arfiansyah Panji/kumparanKepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Fitria Dyah Anggraeni mengatakan pada malam tahun baru 500 ribu orang memadati Tugu Yogyakarta, Malioboro, hingga Titik Nol Kilometer."Jadi mungkin ya kita bisa sampai, sampai mungkin ya mendekati 500 ribu bisa sih. Dari Tugu sampai ke Malioboro itu soalnya penuh semua sih gitu," kata Anggraeni dihubungi, Kamis (1/1).Anggi sapaan akrabnya mengeklaim, meski pengunjung mencapai ratusan ribu, sampah berhasil diatasi dengan baik."Tapi memang kenaikan sampah sendiri agak anomali karena ternyata kenaikannya enggak signifikan. Justru kayak terjadi penurunan dari tahun lalu," katanya.Wisatawan menggunakan jasa fotografer di Kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (1/1). Foto: Arfiansyah Panji/kumparanSemalam petugas langsung melakukan pembersihan. Begitu pukul 00.30 WIB truk pengangkut sampah langsung menyisir sampah sebanyak tiga kali putaran dari Tugu Yogya-Malioboro-Titik Nol Yogyakarta."Volume sampahnya itu, saya lupa disebutkan, tapi dia tidak sampai 8 ton, itu nggak," katanya.Diakuinya sampah dari tikar plastik bekas masih banyak ditemui karena masih ada yang jual."Meski di awal waktu di jam-jam 7 (malam) itu kita sudah coba tertibkan, tapi kan penjual, dan kita, kita apa ya, kita amankan untuk tidak apa menjual. Tapi kan memang alas duduk itu kan bisa dengan mudah diselundupkan ya dalam tanda kutip. Jadi tidak yang, tidak yang terlihat dia sebagai barang jualan," katanya.Antisipasi lain juga dilakukan dengan menyarankan pengunjung Malioboro tak membeli alat plastik."Kita imbau lewat radio, lewat petugas, tapi tetap, tetap mereka (membeli). Ya nggak masalah deh, maksudnya tapi kemudian kita imbau juga pada saat alas plastik itu bisa kemudian mereka bawa pulang seperti itu. Dan kemarin juga tetap ada tapi tidak yang kemudian masif menumpuk secara sembarangan seperti itu," jelasnya.Pengunjung menikmati Malioboro menggunakan andong, Kota Yogyakarta, Kamis (1/1). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparanPengunjung Mulai MenurunDi hari pertama 2026, pengunjung juga mulai menurun. Pada 14.30 WIB pengunjung meningkat tapi kemudian menurun seiring turunnya hujan."Mungkin ya, ya ini salah satu faktor untuk kemudian pengunjung menjadi mungkin membatalkan niatnya untuk jalan-jalan di Malioboro," katanya.Sampai hari ini, di masa liburan nataru, diperkirakan total pengunjung Malioboro sudah mencapai 1,5 juta orang."Kalau kami (hitung) masih sampai di kisaran 1,5 juta, 1,4 juta," pungkasnya.