Penampakan tempat tinggal sementara warga Aceh Tamiang yang dibangun Pemerintah. Foto: Dok. IstimewaPresiden Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan tempat tinggal sementara atau Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1).Menggunakan mobil kepresidenan Maung putih yang tampak berdebu dan penuh lumpur akibat medan jalan, kedatangan Prabowo disambut hangat oleh ribuan warga setempat.Setibanya di lokasi, Prabowo melewati gapura kompleks huntara bertajuk 'Rumah Hunian Danantara'.Penampakan tempat tinggal sementara warga Aceh Tamiang yang dibangun Pemerintah. Foto: Dok. IstimewaDalam suasana akrab, ia menyalami warga hingga mencium seorang anak laki-laki berpeci sebelum memulai pengecekan fisik bangunan hasil kolaborasi BUMN Karya tersebut.Hunian yang dibangun berderet rapi ini menawarkan konsep yang jauh dari kesan darurat. Di antara blok bangunan, terdapat akses jalan yang sudah mulai menghijau oleh rumput, memberikan kesan asri.Penampakan tempat tinggal sementara warga Aceh Tamiang yang dibangun Pemerintah. Foto: Dok. IstimewaPrabowo menyempatkan diri masuk ke salah satu unit untuk memastikan kualitas fasilitas di dalamnya.“Fokus kita adalah bagaimana kita bisa mengurangi, meringankan penderitaan rakyat kita,” ujar Prabowo di lokasi.Setiap unit hunian dirancang fungsional dengan satu pintu dan satu jendela untuk sirkulasi udara. Fasilitas interior pun sudah tersedia, mulai dari dua tempat tidur hingga, satu lemari, kipas angin, hingga meja makan.Penampakan wifi di tempat tinggal sementara warga Aceh Tamiang yang dibangun Pemerintah. Foto: Dok. IstimewaTak hanya itu, di bagian depan setiap hunian diletakkan kursi taman yang diperuntukkan bagi warga untuk bersantai. Estetika lingkungan juga diperhatikan dengan adanya pot tanaman penghijauan di setiap pintu.Dari sisi infrastruktur dasar, setiap unit telah dilengkapi dengan meteran listrik mandiri. Hal yang paling menarik perhatian adalah tersedianya akses internet melalui jaringan wifi gratis dari Telkom Indonesia, yang memastikan warga tetap terkoneksi meski berada di hunian sementara.Penampakan tempat tinggal sementara warga Aceh Tamiang yang dibangun Pemerintah. Foto: Dok. IstimewaSelain itu, dalam kompleks ini, juga terdapat klinik kesehatan dan taman bermain anak dibangun sebagai fasilitas umum.Pembangunan ini mengusung konsep modular guna memastikan kecepatan pengerjaan tanpa mengorbankan kualitas.Dalam kunjungan ini, Presiden didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi seperti Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Seskab Teddy Indra Wijaya. Kehadiran fasilitas lengkap ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan psikologis dan ekonomi warga Aceh Tamiang pascabencana.