Pembunuh Anak Politisi PKS Ditangkap Pas Nyuri di Rumah Eks Anggota DPRD Cilegon

Wait 5 sec.

Ucapan duka cita atas meninggalnya Axle. Foto: Facebook/@Almuzzammil YusufPelaku pembunuhan terhadap Muhammad Axle Harman Miller (9 tahun) ditangkap saat sedang mencuri di sebuah rumah mewah milik mantan anggota DPRD Kota Cilegon dua periode, Roisyudin Sayuri.Axle merupakan anak politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon, yang ditemukan tewas di rumahnya di Kompleks BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, pada Selasa (16/12).Penangkapan terjadi di Lingkungan Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Jumat siang (2/1).Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Banten Dede Rohana Putra selaku saudara Roisyudin. Ia mengatakan, saat itu pihaknya tidak mengetahui bahwa pelaku pencurian yang ditangkap di rumah saudaranya tersebut merupakan pelaku pembunuhan Axle. Awalnya, mereka mengira pelaku hanya pencuri biasa.“Iya, ditangkap di rumah saudara saya. Kita enggak tahu kalau itu masih ada kaitan dengan kasus di BBS, kita baru tahu pas malamnya. Pas kita telepon polisi, ternyata hasil pengembangannya itu ada keterkaitan dengan kasus yang di BBS,” kata Dede Rohana saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (3/1).Terduga pembunuh anak politisi PKS Muhammad Axle Harman Miller. Foto: Dok. Dede RohanaDede Rohana menceritakan, pelaku sempat kedapatan mencuri di rumah saudaranya saat kondisi rumah sedang sepi. Hampir setiap akhir pekan, pemilik rumah beserta keluarganya berada di BSD, Tangerang Selatan. Aksi pencurian tersebut sempat terekam kamera CCTV dan telah dilaporkan ke Polsek Cilegon.“Awalnya hari Minggu (28/12) itu dia kemalingan. Yang hilang perhiasan, sama brankas sudah ada di luar rumah dibawa pakai kursi roda, tapi belum sempat keambil, ditinggalin. Itu hari Minggu siang. Soalnya setiap Jumat, Sabtu, Minggu itu rumah kosong ditinggal ke BSD karena punya rumah juga di BSD,” terang Dede Rohana.“Pas diputar CCTV kelihatan orangnya, tapi enggak jelas. Dan itu sudah bikin laporan ke Polsek Cilegon,” imbuhnya.Namun, kata Dede Rohana, pelaku diduga penasaran dengan brankas yang belum sempat dicuri sehingga nekat kembali menyatroni rumah tersebut untuk kedua kalinya pada Jumat (2/1) siang.Momen penangkapan terduga pembunuh anak politisi PKS Muhammad Axle Harman Miller. Foto: Dok. Dede RohanaMenurut Dede Rohana, pelaku diduga sudah mengetahui kondisi rumah yang kerap ditinggal pemiliknya, terlebih saat itu keluarga sedang pergi ke luar kota untuk libur tahun baru.“Karena tahun baru, rumah sepi lagi. Nah, pas Jumat (2/1) siang itu kebetulan ada ART di rumah. Dan si pelaku ini ngelanjutin lagi karena sebelumnya belum kebongkar brankas. Karena dia sampai bawa pemanas gembok segala, kayaknya penasaran pengin ngebongkar brankas,” katanya.Aksi pelaku kemudian dipergoki ART yang sedang bersih-bersih. Pelaku panik dan mencoba melarikan diri, namun terpeleset di tangga hingga terluka dan tidak bisa kabur. Pelaku akhirnya bersembunyi di dalam rumah.“Pas di dalam rumah itu dia sudah pegang kunci kamar dan ketahuan sama ART yang lagi bersih-bersih. ART menjerit, dia (pelaku) lari. Karena posisi rumah agak berbukit jadi ada tangga-tangga, kayaknya dia kepleset dan jatuh, terus enggak bisa keluar, jadi dia ngumpet di dalam rumah, mungkin lecet kepentok tangga,” jelas Dede Rohana.ART kemudian menghubungi pemilik rumah untuk meminta pertolongan. Karena pemilik rumah berada di luar kota, ia menghubungi warga sekitar serta polisi.“ART minta tolong, terus nelpon saudara saya yang lagi liburan ke luar kota. Saudara saya lalu nelpon warga, karyawannya, termasuk polisi juga. Enggak lama pasukan Brimob langsung datang. Mungkin mereka lagi siaga karena kasus BBS belum beres, belum ketemu pelakunya,” imbuhnya.Momen penangkapan terduga pembunuh anak politisi PKS Muhammad Axle Harman Miller. Foto: Dok. Dede RohanaDede Rohana mengakui, proses penangkapan berlangsung cukup dramatis karena pelaku sempat menodongkan benda menyerupai pistol sehingga warga dan polisi sempat ragu mendekat. Belakangan diketahui, pistol tersebut hanyalah korek api berbentuk pistol.“Si pelaku ini bawa pistol. Warga enggak berani langsung nangkap karena takut ditembak. Ternyata setelah ditangkap, pistol mainan, pistol gas. Jadi dia bawa pistol mainan, bawa alat pemanas gembok. Saat itu kita belum ngeh kalau dia ada keterkaitan dengan kasus BBS,” ujarnya.Dari hasil interogasi awal, pelaku diketahui berinisial AH, warga asal Palembang, Sumatera Selatan, yang bekerja di salah satu perusahaan swasta besar di Kota Cilegon.“Kayaknya dia spesialis rumah kosong dan rumah mewah. Soalnya di SIM dan kartu anggota serikat itu dia pekerja di Chandra Asri. Padahal gajinya lumayan, tapi kok nyuri? Saya sempat pastikan, tanya ke teman di Chandra Asri, katanya iya itu karyawan Chandra Asri. Dia juga ngakunya ngekos di Bumi Rakata Asri, makanya dia enggak bawa motor, dia jalan kaki karena dekat lokasinya,” tandasnya.Sementara itu, Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan membenarkan pelaku pembunuhan Axle anak politikus PKS Kota Cilegon ditangkap di Lingkungan Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Cilegon.“Alhamdulillah (pelaku tertangkap),” jawab Dian melalui pesan WhatsApp, Jumat (2/1) malam.Namun, Dian belum bersedia mengungkapkan identitas lengkap, kronologi penangkapan, maupun motif pembunuhan karena masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.“Nanti ya (disampaikan) saat ekspos resmi,” singkatnya.