Suzuki Access 125 di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025, ICE BSD, Tangerang. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanPasar motor domestik menutup 2025 dengan penjualan mencapai 6.412.769 unit alias naik 1,3 persen dibanding capaian tahun sebelumnya yang peroleh 6.333.310 unit. Namun di satu sisi, ada catatan menarik berdasarkan segmen.Data Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia atau AISI, penerimaan segmen motor skutik ikut terdongkrak. Kategori skuter matik atau skutik menguasai pangsa pasar sebesar 91,7 persen, selisihnya lebih dari 1,31 persen dibanding 2024 yang 90,39 persen.Adapun untuk kategori underbone melingkup 4,46 persen dan sport sebesar 3,51 persen, sementara motor listrik masih di bawah 1 persen. Dibanding 2024, kategori underbone pangsa pasarnya sebesar 5,40 persen dan sport 4,21 persen.Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala menambahkan kinerja pasar sepeda motor nasional relatif stabil di tengah tekanan daya beli yang sempat terjadi sepanjang tahun lalu. Pertumbuhan penjualan diharapkan dapat terjaga sepanjang 2026 ini.Honda all new Vario 125. Foto: Fitra Andrianto/kumparan"Rata-rata per bulan penjualan sepeda motor domestik berada di angka 535 ribu unit. Ini menggambarkan sepeda motor memang sangat dibutuhkan, baik untuk kegiatan ekonomi produktif maupun untuk kebutuhan leisure dan gaya hidup masyarakat," katanya dalam keterangan resmi AISI.Stabilitas pasar sepeda motor nasional juga tak terlepas dari peran industri pembiayaan. Asosiasi mengungkap, sekitar 65 persen pembelian roda dua baru dilakukan secara kredit dan menjadi salah satu penopang utama permintaan pasar 2025.“Tahun lalu diwarnai penurunan daya beli, terutama di masyarakat ekonomi menengah. Mereka memilih membeli sepeda motor untuk menopang kegiatan ekonomi produktif. Hal ini yang membuat pasar tetap tumbuh meski tidak signifikan,” terang Sigit.