Mahathir Mohamad saat menggelar konferensi pers. Foto: AFP/MOHD RASFANEks Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad tak akan jalani operasi setelah dirinya jatuh di kediamannya dan dilarikan ke rumah sakit pada Selasa (6/1). Sang putra, Mukhriz Mahathir menyebut Mahathir terjatuh akibat usia senja. Ia mengalami patah tulang pinggul akibat peristiwa itu.Dilansir AFP, Mukhriz mengatakan, Mahathir terjatuh di dalam rumah setelah melakukan jalan cepat setiap hari."Terutama mengingat usianya yang kini telah mencapai 100 tahun. Oleh karena itu, operasi bukanlah pilihan yang baik. Kami telah disarankan oleh spesialis rumah sakit agar beliau menjalani proses rehabilitasi standar, yang akan memakan waktu,” kata dia dalam video yang diunggah di grup obrolan WhatsApp partai politiknya, Rabu (7/1)."Tujuannya, tentu saja, adalah agar beliau kembali ke kondisi kesehatannya yang biasa dan dapat terus menjalankan tugasnya seperti yang telah beliau lakukan selama ini," sambung eks Menteri Besar Negara Bagian Kedah, Malaysia itu.Pada Selasa (6/1), Ajudan Mahathir, Sufi Yusoff mengatakan politikus berusia 100 tahun itu dibawa ke Institut Jantung Negara, Kuala Lumpur, Malaysia untuk menjalani observasi medis.“Dia dalam keadaan sadar. Dia terjatuh saat berpindah dari satu bagian balkon ke ruang keluarga” ujarnya.PM Malaysia saat ini, Anwar Ibrahim, serta istrinya Wan Azizah Wan Ismail mendoakan kesembuhan Mahathir.“Azizah dan saya berdoa untuk kesehatan dan kesembuhan Tun (Mahathir), insyaallah,” kata dia dalam unggahan Facebook.Mahathir, mentor Anwar yang kemudian menjadi saingan politiknya, sebelumnya telah menjalani operasi bypass untuk masalah jantung.Ia menjabat sebagai PM Malaysia dari tahun 1981 hingga 2003, dan kembali dari tahun 2018 hingga 2020. Pada periode keduanya, ia mencatat sejarah sebagai pemimpin terpilih tertua di dunia saat berusia 94 tahun.