Tendang Kepala Lawan, Pemain Liga 4 DIY Dilarang Bermain Seumur Hidup

Wait 5 sec.

Sekretaris Umum Asprov PSSI DIY, Wendy Umar Senoaji. Foto: Pandangan Jogja/Gigih Imanadi DarmaAsosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup serta denda sebesar Rp1.000.000 kepada pemain KAFI Jogja FC, Dwi Pilihanto Nugroho, atas pelanggaran berat dalam pertandingan Liga 4 DIY 2025/2026.Keputusan tersebut tertuang dalam rilis resmi Panitia Disiplin Liga 4 PSSI DIY Nomor 005/Pandis_Liga4DIY_PSSI_DIY/I/2026. Pemain bernomor punggung 2 itu dinyatakan bersalah melanggar Pasal 48 jo. Pasal 49 jo. Pasal 10 jo. Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025.Pelanggaran terjadi dalam laga KAFI Jogja FC melawan UAD FC pada Selasa (6/1) lalu. Insiden terjadi pada menit ke-72, saat Dwi melakukan gerakan mengangkat kaki terlalu tinggi yang mengakibatkan kontak dengan kepala pemain UAD FC bernama Amirul.Sekretaris Umum Asprov PSSI DIY, Wendy Umar Senoaji, mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan fakta dan dokumen yang ada di lapangan.“Keputusan ini kami ambil berdasarkan dokumentasi pertandingan, laporan pengawas pertandingan, dan laporan panitia pelaksana lokal, dengan merujuk pada Kode Etik PSSI serta Laws of the Game. Ini merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip fair play dan tidak bisa ditoleransi,” ujar Wendy saat dihubungi Pandangan Jogja, Kamis (8/1).Menurut Wendy, sanksi tersebut diharapkan menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola.“Harapannya ini menjadi pembelajaran, tidak hanya bagi pemain, tetapi juga perangkat pertandingan dan seluruh unsur yang terlibat agar sepak bola di DIY bisa berjalan lebih baik,” katanya.Wendy menegaskan, larangan beraktivitas sepak bola tersebut berlaku tak cuma di DIY, tapi juga di seluruh kompetisi di bawah bendera PSSI.“Larangan ini berlaku di seluruh kompetisi di bawah PSSI,” kata Wendy.Selain sanksi kepada pemain, Komite Wasit PSSI DIY juga memberikan evaluasi dan pembinaan kepada perangkat pertandingan yang bertugas. Evaluasi tersebut mencakup penyegaran penerapan Laws of the Game dan regulasi pertandingan di lingkungan PSSI DIY.