Ahli Sebut Makan Cokelat dan Keju Berlebihan Bisa Memicu GERD

Wait 5 sec.

Ilustrasi orang sedang sesak dada. Foto: Shutter StockGuru Besar Ilmu Penyakit Dalam Konsultan gastroenterologi–hepatologi FK UI RSCM Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH mengatakan makanan yang mengandung keju dan cokelat bisa memicu GERD, bahkan pada anak-anak.“Makan cokelat (dan) keju yang berlebihan sejak kecil, kemudian juga kebiasaan makan langsung tidur gitu. Dan sekarang cenderung anak-anak ini juga kurang bergerak karena gadget, kurangi gadget jadi artinya mereka harus sering di playground,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.Lebih lanjut, Prof Ari menegaskan GERD pada anak-anak juga bisa dipicu oleh kebiasaan tidur sesudah makan. Selain itu, anak-anak zaman sekarang juga cenderung bermain gadget dalam waktu lama, hal ini membuat mereka jadi kurang bergerak.Ilustrasi keju. Foto: barmalini/ShutterstockSelain cokelat dan keju, Prof Ari juga tak menyarankan mengonsumsi gorengan terlalu banyak terutama saat puasa seperti sekarang ini; yang mana kebiasaan masyarakat Indonesia berbuka dengan gorengan dan memakannya secara berlebihan akibat usai menahan lapar dalam waktu lama.Prof Ari bahkan mengimbau untuk para penderita GERD juga mengurangi mengonsumsi gorengan saat sedang melakukan perjalanan mudik. Hal ini untuk mencegah penyakit kambuh sehingga perjalanan mudik tetap nyaman.Ilustrasi martabak cokelat keju. Foto: Shutter StockIa juga menekankan pentingnya pengidap GERD untuk mengatur pola makan guna mengurangi keparahan penyakit tersebut. Pengidap GERD juga sebaiknya tidak makan atau jajan sembarangan mengingat belum terjamin kebersihannya.Untuk mengimbangi pola makan sehat, pengidap GERD juga disarankan tetap berolahraga secara teratur, menjaga berat badan agar tak obesitas, tidur yang cukup, dan tetap kelola stres.