Harga Minyak Kontrak Juni Naik 2,7 Persen, Batu Bara Malah Anjlok 3,6 Persen

Wait 5 sec.

Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai (offshore). Foto: ShutterstockHarga minyak mentah turun pada Rabu (1/4), setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS akan segera mengakhiri perang melawan Iran.Dikutip dari Reuters, kontrak Brent untuk Juni turun USD 2,81, atau 2,7 persen menjadi USD 101,16 per barel. Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate AS untuk Mei turun USD 1,26, atau sekitar 1,2 persen menjadi USD 100,12 per barel.Batu BaraHarga batu bara ICE Newcastle melemah pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan situs Barchart, harga batu bara untuk kontrak April 2026 turun 3,69 persen dan berada di harga USD 137,20 per ton.CPOSejumlah pekerja membongkar Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dari atas mobil sebelum dimasak di salah satu pabrik minyak kelapa sawit milik PT.Astra Agro Lestari Tbk di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Jumat (13/2/2026). Foto: Akbar Tado/ANTARA FOTOAdapun harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) berjangka Malaysia menguat pada Selasa (31/3). Berdasarkan data tradingeconomics, harga CPO naik 1,51 persen dan berada di MYR 4.901 per ton.NikelHarga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Rabu. Harga nikel berdasarkan London Metal Exhange (LME) naik 0,58 persen menjadi USD 17.209 per ton.TimahSementara itu, harga timah juga terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Rabu. Harga timah berdasarkan situs London Metal Exhange (LME) naik 1,32 persen dan menetap di USD 47.362 per ton.