Koreksi kepada Guru Pengawas Ruang Ujian

Wait 5 sec.

Ilustrasi suasana ujian. Foto Dokumentasi pribadiSuatu hari di ruang ujian, seorang anak menjadi peserta terakhir yang masih mengerjakan soal ujian. Sebelumnya, sebagian besar peserta hanya membutuhkan waktu setengah jam untuk menyelesaikan ujiannya.Meskipun dia adalah peserta satu-satunya yang tersisa, sang anak tidak menunjukkan kekhawatiran, bahkan tetap santai dalam menjawab pertanyaan demi pertanyaan. Ia memaksimalkan waktu sebaik mungkin karena memang masih tersisa kurang lebih satu setengah jam lagi untuk menyelesaikan mata ujian tersebut.Sang pengawas justru bersikap sebaliknya. Ia terus mendesak anak itu agar segera mengumpulkan ujiannya karena menurut sang pengawas, siswa itu terlalu lambat dalam mengerjakan ujian.Ilustrasi mengikuti ujian. Foto: exam student/ShutterstockSang pengawas menjadi tidak sabar dalam menjalankan tugasnya. Semestinya, seorang pengawas tidak boleh mendesak anak untuk menyelesaikan ujiannya selama waktu ujian belum usai meskipun peserta ujian tinggal satu orang.Kesuksesan mengerjakan soal ujian tidak ditentukan dari kecepatan menyelesaikannya. Dibutuhkan ketelitian dan pemahaman dalam membaca dan menjawab soal sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.Tugas pengawas ujian adalah menjaga ketertiban ujian, bukan memaksa siswa untuk mengumpulkan pekerjaannya secepat mungkin hanya karena sang pengawas sudah tidak betah duduk berjam-jam menjalankan tugas yang sudah menjadi kewajibannya.