BTS jadi Sorotan Usai Jual Merchandise yang Terafiliasi Brand Israel

Wait 5 sec.

Grup Kpop BTS berpose untuk foto saat tiba di lokasi konser 'BTS The Comeback Live Arirang' di pusat kota Seoul, Korea Selatan, Sabtu (21/3/2026). Foto: BIGHIT MUSIC/Netflix/Handout via REUTERSIdol group BTS tengah jadi sorotan usai merilis merchandise dari agensinya HYBE, disebut terafiliasi dengan brand Israel. Merchandise yang dirilis itu merupakan casing ponsel.Produk tersebut merupakan hasil kolaborasi HYBE brand aksesoris ponsel Urban Sophistication. Brand tersebut didirikan sejak lima tahun lalu, oleh dua bersaudara asal Tel Aviv, Israel, Neta dan Elad Yam.Bukan hanya casing ponsel, netizen juga menyoroti merchandise tas mereka yang bertuliskan 'It's not a bomb'. Hadirnya merchandise membuat BTS dan Agensinya dinilai kurang sensitif terhadap isu global yang sedang berlangsung saat ini.Perilisan merchandise tersebut langsung menuai beragam reaksi dari penggemar di media sosial. Mereka mengaku kecewa dengan munculnya merchandise yang terafiliasi dengan Israel itu."Kepada siapa pun yang mengatakan ini palsu atau menyangkalnya, ini adalah kolaborasi resmi seperti yang diposting oleh akun resmi Weverse. Pemilik merek ini memang berasal dari Israel," kata salah satu netizen."Inilah mengapa saya bukan anggota ARMY lagi. Kamu bisa mendukung mereka, tetapi juga mengkritik mereka. Mereka bukan dewa," tutur netizen lainnya.Di sisi lain, ada juga yang mengingatkan bahwa keputusan kolaborasi berada di level agensi, bukan langsung dari para member BTS. Sehingga kolaborasi tersebut dinilai tak menggambarkan sikap para member.Grup Kpop BTS tampil dalam konser 'BTS The Comeback Live Arirang' di pusat kota Seoul, Korea Selatan, Sabtu (21/3/2026). Foto: Kim Hong-Ji/Pool via REUTERS"Intinya, perusahaan mereka yang mengerjakan proyek-proyek itu tidak menyeret sang artis," tandasnya.Diskusi pun terus berkembang. Situasi ini mencerminkan bagaimana fans kini semakin kritis terhadap setiap langkah yang diambil dalam industri K-pop.