Gegana Polda Metro Jaya melakukan sterilisasi gereja jelang perayaan Paskah 2026. Foto: Dok. Polda Metro JayaDetasemen Gegana Brimob Polda Metro Jaya melakukan sterilisasi sejumlah gereja. Ini dilakukan untuk memastikan perayaan Paskah berjalan aman.Sterilisasi ini melibatkan Unit Jibom yang dilakukan di 18 gereja pada wilayah DKI Jakarta, Tangerang, dan Bekasi pada Kamis (2/4). Sebelum pengecekan, polisi lebih dulu berkoordinasi dengan pihak keamanan gereja.Setelahnya, sterilisasi dilakukan secara menyeluruh di seluruh area gereja. Mulai dari area utama hingga fasilitas pendukung, seperti ruang ibadah dan lingkungan sekitar gereja."Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan benda mencurigakan, sehingga lokasi dinyatakan aman dan siap digunakan," kata Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, dalam keterangannya, Jumat (3/4).Henik menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam mendukung acara keagamaan masyarakat."Kami memastikan setiap lokasi ibadah dalam kondisi aman, sehingga umat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman," ujarnya. Ribuan Polisi Amankan PaskahGegana Polda Metro Jaya melakukan sterilisasi gereja jelang perayaan Paskah 2026. Foto: Dok. Polda Metro JayaSementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan sebanyak 4.500 polisi akan dikerahkan untuk mengamankan perayaan Paskah.Menurut dia, personel akan ditempatkan di gereja-gereja, titik keramaian, hingga lokasi yang menjadi pusat kegiatan umat selama perayaan Paskah.“Sebanyak 4.500 personel kami siagakan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan dengan aman dan lancar. Kehadiran personel di lapangan juga merupakan bentuk pelayanan kami agar umat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujar Budi.Dia menjelaskan, personel juga disiapkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah, mulai dari sterilisasi lokasi sebelum kegiatan berlangsung, pengaturan arus lalu lintas, hingga patroli rutin di sekitar area gereja.“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan. Karena itu, pengamanan Paskah ini tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pada pelayanan kepada umat agar ibadah dapat berlangsung dengan damai dan lancar,” ungkapnya.Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor kepada petugas atau melalui layanan 110 jika menemukan hal mencurigakan.