Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ajak Kades se-Malang untuk hidupkan Puskesos dan ikut memutakhirkan DTSEN dalam acara Kolaborasi Program Prioritas Presiden di Pendopo Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (30/3/2026). Foto: Dok. KemensosKementerian Sosial akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) penuh setiap hari Jumat sebagaimana keputusan pemerintah pusat. Meski demikian, layanan kepada masyarakat dipastikan tetap dibuka."Kita memutuskan bahwa hari Jumat nanti akan menjadi WFH penuh untuk seluruh karyawan Kementerian Sosial dengan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (1/4/2026).Gus Ipul menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak akan mengganggu fungsi pelayanan publik yang menjadi prioritas utama kementerian.“Untuk hari Jumat, kita akan penuh WFH, kecuali Sekolah Rakyat, Poltekkesos, command center, sentra, dan balai, yang tetap bisa melayani masyarakat yang membutuhkan layanan dari Kementerian Sosial,” sebutnya.Ia menekankan bahwa unit-unit yang bersentuhan langsung dengan masyarakat itu tetap beroperasi seperti biasa, meskipun sebagian besar pegawai bekerja dari rumah.“Pada prinsipnya, layanan kepada masyarakat akan tetap berjalan sebagaimana biasa,” tegasnya.Selain kebijakan WFH, kata Gus Ipul, Kemensos juga akan menerapkan kebijakan efisiensi energi dengan mendorong penggunaan transportasi umum maupun kendaraan ramah energi lainnya.“Sehari dalam satu minggu, nanti kita akan mencoba mengajak seluruh karyawan menggunakan transportasi umum menuju kantor, atau menggunakan sepeda maupun mobil listrik,” katanya.Terkait pemberlakuannya, Gus Ipul mengatakan akan membahas lebih lanjut mengenai hari penggunaan transportasi umum tersebut."Ini nanti akan kita bahas lebih lanjut, apakah hari Rabu atau Kamis. Dengan begitu, ini mudah-mudahan menjadi bagian dari penghematan yang bisa dilakukan oleh Kementerian Sosial," pungkasnya.Sebagaimana diketahui, pemerintah menetapkan skema kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini diberlakukan sebagai bagian dari upaya menghemat energi akibat perang di Timur Tengah.WFH tersebut dilakukan selama satu kali dalam seminggu, yakni setiap hari Jumat."Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat dan daerah dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu, yaitu setiap hari Jumat," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam jumpa pers secara virtual, Selasa (31/3).