Ilustrasi Marinir Jerman. Foto: Sean Gallup/Getty ImagesPemerintah Jerman turut menanggapi rencana Presiden Donald Trump yang akan bawa Amerika Serikat keluar dari NATO. "Ini bukan pertama kalinya dia mengatakan hal ini, ini fenomena yang berulang, anda bisa mempertimbangkan konsekuensinya sendiri," kata Jubir Pemerintah Jerman, dilansir Reuters, Rabu (1/4). Jerman adalah salah satu negara paling kuat di aliansi Atlantik tersebut. Posisinya yang berada di tengah-tengah Eropa, jadi tempat strategis bagi penempatan pasukan. AS dikenal punya beberapa markas dan pangkalan militer di negara ini. "Tapi, ini bukan kapasitas saya untuk berkomentar terkait kata-kata presiden (Trump). Sederhananya, saya mewakili pemerintah Jerman menyatakan bahwa kami masih, dan tentu saja, berkomitmen pada NATO," katanya. Komentar ini muncul dalam wawancara eksklusif Trump dengan media Daily Telegraph. Trump menyatakan, sudah mengambil keputusan final dan tak bisa berubah lagi untuk keluar dari NATO. Sebelumnya, ada gesekan antara Trump dan NATO, sebab NATO tak mengirim pasukannya untuk membantu AS menyerang Irak. Antara lain Spanyol yang menolak memberi izin kapal perang AS transit di negaranya, atau Inggris yang tak mengirim kapal induk ke Selat Hormuz. Trump menyebut NATO adalah 'Macan Kertas'.