Uma Oma Heritage hadir di Menteng. Foto: Dok. Uma Oma HeritageRestoran dengan konsep rumahan memang selalu punya tempat tersendiri di hati banyak orang, apalagi kalau berhasil menghadirkan rasa nostalgia yang hangat. Hal inilah yang coba dihadirkan oleh Uma Oma Group lewat gerai terbarunya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.Restoran Nusantara yang terkenal dengan balutan kehangatan khas rumah nenek itu, kini membuka gerai barunya yang berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Sejak awal, Uma Oma memang dikenal melalui hidangan Nusantara yang akrab dan penuh cerita, serta kehadiran pekerja lanjut usia yang menjadi bagian dari pengalaman yang hangat dan personal.Di Uma Oma Heritage, keduanya dihadirkan dalam bentuk yang lebih matang dan menyatu di setiap detail pengalaman. Melalui perjalanan dan eksplorasi berbagai daerah di Indonesia, Uma Oma Heritage merangkai kembali resep-resep yang hidup di dapur para Oma di berbagai penjuru Nusantara.Uma Oma Heritage hadir di Menteng. Foto: Dok. Uma Oma HeritageSetiap hidangan disajikan dengan menjaga keaslian rasa dan teknik memasak, menghadirkan rasa yang familiar seperti masakan di rumah, dengan penyajian yang lebih elegan. Konsep ini terasa pas dengan tema yang diusung, “Warisan Rasa, Hangat Serasa di Rumah Nenek”.Suasana ruangnya dibuat nyaman, hangat, dan tetap terasa rapi serta terkurasi, cocok untuk yang ingin menikmati hidangan Nusantara dengan pengalaman yang sedikit lebih spesial di tengah hiruk-pikuk kota.“Uma Oma Heritage adalah kelanjutan dari apa yang telah kami bangun sebelumnya. Kami ingin membawa rasa yang sudah dekat dengan banyak orang ini ke bentuk yang lebih kuat dan nyata, baik dari sisi kuliner maupun pengalaman yang dirasakan tamu,” ujar Firhan Salam, Co-Founder Uma Oma Group dalam siaran tertulisnya, Kamis (2/4).Di tengah persaingan kuliner Jakarta yang makin ramai, kehadiran Uma Oma Heritage terasa berbeda. Salah satu daya tarik utamanya justru datang dari para pekerja lanjut usia yang akrab disapa sebagai Oma. Mereka bukan hanya bertugas melayani, tapi juga menjadi bagian dari cerita yang dirasakan tamu, mulai dari sapaan hangat hingga obrolan ringan yang terasa tulus.“Bukan hanya makanannya yang kami angkat, tetapi juga kesempatan bagi mereka untuk belajar, berkontribusi, dan tetap aktif dalam lingkungan hospitality yang lebih profesional,” tambahnya.Uma Oma Heritage hadir di Menteng. Foto: Dok. Uma Oma HeritageDi tengah lanskap kuliner Jakarta yang terus berkembang, Uma Oma Heritage menghadirkan sesuatu yang berbeda melalui kehadiran para pekerja lanjut usia yang akrab disapa sebagai Oma. Mereka bukan hanya bagian dari tim operasional, tetapi menjadi wajah dari keramahan yang dirasakan tamu melalui interaksi, perhatian, dan cerita yang mereka bawa.Inisiatif ini tidak berdiri sendiri. Sejak Uma Oma Cafe, pemberdayaan pekerja lanjut usia telah menjadi bagian dari perjalanan brand, dan kini terus diperkuat melalui Uma Oma Heritage sebagai sebuah gerakan sosial yang terus berkembang. Pendekatan ini menegaskan komitmen Uma Oma Group untuk menghadirkan dampak yang nyata, dengan menjadikan inklusi sebagai bagian dari cara brand ini beroperasi, bukan sekadar tambahan.Uma Oma Heritage hadir di Menteng. Foto: Dok. Uma Oma HeritageKesadaran ini juga sejalan dengan perubahan demografi di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk lansia diproyeksikan mencapai sekitar 65 juta jiwa pada tahun 2045. Hal ini menjadikan keterlibatan lansia di ruang publik semakin relevan, sekaligus membuka peluang untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan berdaya.Buka Ruang Bagi Pekerja Lanjut UsiaUma Oma Group membuka ruang bagi pekerja lanjut usia untuk tetap aktif, merasa dihargai, dan terus berkontribusi dalam lingkungan yang profesional dan suportif.“Bagi kami, ini bukan sekadar langkah sesaat, tetapi komitmen jangka panjang. Kami percaya, ketika diberikan ruang yang tepat, para Oma memiliki begitu banyak hal untuk dibagikan, dan kehadiran mereka justru memperkaya pengalaman tamu,” ujar Firhan.Uma Oma Heritage hadir di Menteng. Foto: Dok. Uma Oma HeritageCerita hangat ini juga terasa dari para Oma yang terlibat langsung. Oma Masliah kini berperan sebagai hostess dan kembali menemukan semangat untuk aktif setiap hari. Oma Juwita yang sebelumnya aktif sebagai pekerja sosial, kini menghadirkan kehangatan yang sama saat melayani tamu. Sementara itu, Oma Lauren, mantan atlet bulutangkis, membawa energi baru dalam setiap sambutannya.“Di sini kami tidak hanya bekerja, tetapi juga terus belajar dan berkembang. Kami merasa dihargai, dipercaya, dan bisa kembali berbagi apa yang selama ini kami miliki, baik melalui masakan maupun cerita,” ungkap Oma Lauren, salah satu Oma di Uma Oma Heritage.Uma Oma Heritage hadir di Menteng. Foto: Dok. Uma Oma HeritagePengalaman bersantap di sini juga dibuat lebih hidup lewat elemen interaktif seperti Dapur Oma. Di area ini, tamu bisa melihat langsung proses pembuatan kue dan jajanan tradisional Nusantara, menghadirkan kedekatan yang jarang ditemukan di restoran modern.Lebih dari sekadar tempat makan, Uma Oma Heritage juga menjadi bagian dari visi yang lebih besar melalui pengembangan Oma Foundation, sebuah inisiatif yang fokus pada pelatihan dan pemberdayaan lansia agar tetap aktif dan mandiri.Dengan semua pendekatan tersebut, Uma Oma Heritage bukan hanya menawarkan hidangan Nusantara yang autentik, tapi juga pengalaman yang hangat dan penuh makna. Sebuah tempat di mana makanan, cerita, dan hubungan lintas generasi menyatu dalam satu ruang.Gimana, tertarik buat ke sini?