Memperoleh beasiswa sering kali jadi jalan yang paling make sense untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Soalnya, melanjutkan studi ke luar negeri perlu biaya yang jumlahnya nggak sedikit. 📝🗺Namun, di balik itu, ada kenyataan yang nggak bisa dihindari, kuota beasiswa yang terbatas dan jumlah pelamar yang terus membludak setiap tahun. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri. Alhasil, nggak sedikit pejuang mimpi yang harus menelan kecewa karena belum berhasil mendapatkan kesempatan yang diharapkan.Nah, Grameds, biar kamu nggak patah semangat di tengah jalan, persiapan yang matang bisa jadi kunci andalanmu. Jadi, apa saja sih yang perlu kamu siapkan mulai sekarang? Yuk, kita bahas bareng-bareng, supaya langkahmu menuju kampus impian terasa lebih terang dan terarah. 🔭✨Sudah Siap Study Abroad? Ini Dia Bekalnya!Berikut beberapa cara yang bisa membantu mempermulus jalanmu meraih beasiswa ke luar negeri.1. Rajin Riset dan Jangan Malu BertanyaLangkah pertama selalu dimulai dari rasa ingin tahu. Cari informasi sebanyak mungkin lewat internet, lalu lengkapi dengan bertanya langsung kepada orang-orang yang sudah lebih dulu melangkah. Mulai dari pembimbing akademik, dosen, hingga alumni yang pernah merasakan pahit-manis proses aplikasi beasiswa.Kalau di kampus atau sekolahmu ada bagian khusus yang mengelola program terusan ke luar negeri, manfaatkan itu sebagai sumber informasi. Bertanya kepada orang yang tepat bukan hanya menghemat waktu, tapi juga bisa membuka sudut pandang baru tentang peluang yang sebelumnya mungkin belum kamu sadari.2. Buat Daftar Beasiswa yang Kamu MinatiMenyusun daftar beasiswa ibarat membuat peta perjalanan. Kamu jadi tahu ke mana harus melangkah dan apa saja yang perlu disiapkan di setiap titik. Catat jenis beasiswa, kualifikasi yang dibutuhkan, program studi yang ditawarkan, hingga tenggat waktu pendaftarannya.Supaya lebih rapi dan mudah dipantau, kamu bisa menggunakan tools seperti spreadsheet. Isikan detail berupa nama universitas, negara tujuan, bahasa pengantar, program studi, dan persyaratan khusus lainnya. Semakin lengkap datanya, semakin besar pula peluangmu untuk melangkah lebih dekat ke mimpi yang kamu tuju.3. Pahami Visi dan Misi OrganisasiSetiap penyedia beasiswa punya nilai dan tujuan yang mereka perjuangkan. Memahami hal ini bisa jadi pembeda antara aplikasi yang sekadar “bagus” dan aplikasi yang benar-benar “selaras” dengan yang kamu cari.Sebelum melamar, luangkan waktu untuk mengenal organisasi pemberi beasiswa. Cari tahu apa yang menjadi perhatian utama mereka, isu apa yang mereka dukung, dan sosok seperti apa yang mereka harapkan dari para penerima beasiswa. Dari situ, kamu bisa menyesuaikan cara kamu bercerita tentang diri dan tujuan studimu.4. Pilih Negara dengan Pelamar Lebih SedikitTips ini terdengar sederhana, tapi cukup strategis untuk dilakukan. Jika kamu terbuka dengan berbagai pilihan negara, coba pertimbangkan destinasi yang jumlah pelamarnya tidak terlalu padat.Dengan begitu, peluang untuk diterima bisa lebih besar. Selain itu, kamu juga bisa membuat catatan kecil tentang tingkat persaingan di masing-masing negara, lalu menimbang di mana potensi kamu untuk lolos terasa paling realistis.Baca juga: Dari Gresik ke Berlin: Perjalanan Evan Haydar, dari Anak Nakal hingga Jadi HR Tesla5. Buat Motivation Letter yang Lebih PersonalMotivation letter adalah ruang di mana kamu benar-benar berbicara kepada pemberi beasiswa. Di sinilah ceritamu, alasanmu, dan mimpimu bertemu dalam satu halaman.Untuk membuatnya lebih menarik, sebaiknya hindari frasa yang terlalu umum seperti “ingin mempelajari budaya baru” atau “tertarik dengan bahasanya”. Sebaliknya, cobalah bercerita lebih personal. Misalnya, tentang kejadian relevan dari negara tujuan yang membuatmu jatuh cinta pada bidang studimu, atau pertemuan singkat dengan seseorang dari sana yang mengubah cara pandangmu. Hal-hal kecil seperti itu sering kali meninggalkan kesan yang lebih kuat.6. Persiapkan Skor TOEFL atau IELTS Secara MaksimalBanyak beasiswa menjadikan skor TOEFL atau IELTS sebagai syarat utama, terutama jika negara tujuanmu menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Karena itu, persiapan di bagian ini tidak bisa setengah-setengah.Raih Skor TOEFL Maksimal dengan Mantra yang Tepat!Untuk mempermudah perjalananmu membuka gerbang utama melanjutkan studi ke luar negeri, Mantra TOEFL yang digarap Lutfia Hanim dan M. Sudirman hadir sebagai teman belajar yang menemani proses itu dengan sabar dan terarah. Buku ini memahami kegelisahan para pembelajar bahasa Inggris non-penutur asli, mulai dari waktu yang terbatas, materi yang terasa rumit, hingga target skor yang terus menjadi momok menakutkan, lalu mengubahnya menjadi langkah-langkah kecil yang lebih mudah ditaklukkan.Mulai Perjalananmu Dari Sini!Melalui pembahasan materi inti yang disusun berdasarkan pola soal yang kerap muncul, kamu akan diajak menjejaki peta tes TOEFL, mulai dari Listening, Structure, hingga Reading. Setiap contoh soal, disajikan lengkap beserta penjelasan yang makin membangun pemahaman kamu. Kehadiran simulasi TOEFL ITP dengan format mendekati tes asli juga akan memberi ruang bagi kamu untuk mengukur kemampuan diri, sekaligus melatih ketenangan dan strategi saat menghadapi waktu yang terus berjalan.Selain jadi teman latihan, Mantra TOEFL turut menawarkan pengalaman belajar yang terasa personal. Latihan listening dengan suara penutur asli membantu telinga beradaptasi dengan aksen dan tempo bicara, sementara pengayaan vocab dan materi tata bahasa relevan memperkuat fondasi bahasa secara menyeluruh.Dipadukan dengan tips dan trik pengerjaan yang praktis, buku ini mengajak kamu untuk melangkah dengan lebih percaya diri untuk membuka peluang baru serta menggapai beasiswa yang kamu impikan.Baca juga: Resolusi Tahun Baru Sering Gagal? Ini Cara Menyusunnya dengan Lebih TepatBuat Impian Study Abroad Jadi Lebih Terencana!Berikut ini Gramin kasih rekomendasi bacaan yang bisa jadi teman, sekaligus tim support yang akan membantumu selangkah lebih dekat untuk menapaki negara yang kamu tuju!1. Mantra IELTS – Yuliana Istiyani dan Nuraini FahmawatiBagi kamu yang sedang menyiapkan langkah besar untuk melanjutkan studi ke luar negeri, ada satu tahapan penting yang sering menentukan diterima atau tidaknya di kampus impian, yaitu IELTS. Mantra IELTS karya Yuliana Istiyani dan Nuraini Fahmawati hadir sebagai teman belajar yang memahami kegelisahan sekaligus harapan para pejuang studi abroad. Buku ini mengajak pembaca menelusuri struktur tes IELTS secara menyeluruh, mengenali pola soal yang kerap muncul, serta membangun kepercayaan diri agar proses persiapan terasa lebih terarah dan tidak lagi membingungkan.Mulai Perjalananmu Dari Sini!Di dalamnya, kamu juga akan menemukan pembahasan materi inti yang dipadukan dengan strategi pengerjaan yang praktis, latihan listening dengan suara penutur asli untuk membiasakan telinga pada berbagai aksen, serta simulasi tes dengan tingkat kesulitan mendekati ujian sesungguhnya. Setiap hasil latihan dapat dianalisis melalui kunci jawaban terperinci, sehingga pembaca tahu di mana perlu memperkuat kemampuan, sekaligus memperkaya kosakata yang relevan dengan konteks akademik dan internasional.2. Trik Jitu Lolos Berbagai Beasiswa – Ubaidillah AmirMulai Perjalananmu Dari Sini!Buku Trik Jitu Lolos Berbagai Beasiswa yang ditulis oleh Ubaidillah Amir S. S., M. ini cocok untuk siapa pun yang ingin mengikuti program beasiswa agar dapat mempersiapkan dirinya lebih matang.Buku ini ditulis untuk memberikan gambaran secara umum mengenai beasiswa mulai dari jenis beasiswa, persiapan untuk mendaftar, hingga cara mendaftar program beasiswa. Tujuan ditulisnya buku ini adalah agar para pembaca lebih memahami seluk-beluk beasiswa secara lengkap. Setelah membaca buku ini, para pembaca diharapkan dapat mendaftar program-program beasiswa tanpa kendala. 3. Survive Your Way – Evan HayderMulai Perjalananmu Dari Sini!Lewat kisah hidup di negeri orang, pekerjaan kasar, dan hari-hari yang penuh ketidakpastian, Evan Hayder mencoba menyelipkan pesan, bahwa setiap orang punya jalannya sendiri untuk bertahan. Semua orang bisa terus melangkah, dengan temponya masing-masing.Buku ini mengajak pembaca untuk berdamai dengan proses, menumbuhkan ketahanan, dan tetap bergerak maju dengan cara yang paling jujur serta relevan untuk diri sendiri. 4. Pasti Bisa Lolos Beasiswa LPDP – Enta Fadila TapisaMulai Perjalananmu Dari Sini!Buku ini bisa menjadi guideline, penyemangat, dan teman berjuang untuk mendapatkan beasiswa LPDP yang bergengsi bahkan saat circle-mu tidak tertarik akan hal itu. Selalu percaya, bahwa meskipun terlihat sulit, LPDP dapat digapai saat kamu memantaskan diri. Saat kamu berani mencoba, setidaknya kamu sudah mengamankan peluang untuk berhasil. Kabar baiknya, kalau kamu mencoba mendaftar dan berjuang dengan buku ini, kamu berpeluang kuliah di universitas impian dan eksplor dirimu. Kabar baiknya lagi, kamu akan berani berjuang, mencoba, dan mewujudkan mimpi yang bahkan ditakutkan oleh banyak orang. Selamat berjuang! Mimpimu tidak pernah terlalu besar untukmu dan kamu tidak terlalu kecil untuk divalidasi oleh orang lain 5. Limitless – Nadhira AfifaMulai Perjalananmu Dari Sini!Perjalanan Nadhira Afifa dimulai dari satu momen yang terasa meruntuhkan segalanya. Kegagalan lulus mata kuliah yang memaksanya menunda wisuda dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Rasa percaya diri yang ambruk membuatnya menarik diri hampir sebulan penuh. Namun, justru dari fase terendah itu, Nadhira menemukan ruang refleksi tentang diri, tentang proses belajar, dan tentang keberanian untuk bangkit. Perlahan, langkahnya kembali mantap hingga mengantarkannya pada kesempatan besar melanjutkan studi ke Harvard University.Babak baru itu membawa tantangan yang sama sekali berbeda. Hidup di Amerika Serikat menuntutnya membagi peran sebagai anak, istri, dan pelajar ambisius di tengah lingkungan akademik yang sangat kompetitif. Limitless mengajak pembaca menyusuri proses jatuh-bangun tersebut dengan jujur dan hangat, sekaligus mengingatkan bahwa kepercayaan pada diri sendiri sering kali tumbuh dari kegagalan yang berani dihadapi. Pada akhirnya,Perjalanan meraih beasiswa ke luar negeri memang tidak bisa ditempuh dalam satu malam. Ada proses panjang, usaha yang konsisten, dan keyakinan yang perlu dijaga di setiap langkah. 🏃♂️🍀Dengan tips yang sudah Gramin bagikan, semoga perjalananmu terasa lebih mantap, dari yang awalnya ragu menjadi lebih berani untuk melangkah. Percayalah, Grameds, selama kamu mau berusaha dan terus belajar, peluang itu akan selalu ada menunggumu di depan sana! 💪😉Baca juga: Menebar Cahaya Al-Qur’an hingga Pelosok Negeri Bersama Gramedia dan Lazismu✨ Oya, jangan lupa juga buat dapetin penawaran spesial dari Gramedia! Cek promonya di bawah ini agar belanja kamu jadi lebih hemat! ⤵️Temukan Semua Promo Spesial di Sini!