Spanyol Jadi Investor di KEK Mandalika, Nilai Investasi Rp 54,17 M

Wait 5 sec.

Wisatawan berfoto di depan logo sirkuit Mandalika di KEK Mandalika, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Rabu (31/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Ahmad SubaidiInvestor asal Spanyol resmi masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika dengan nilai investasi Rp 54,17 miliar. Investasi tersebut dialokasikan untuk pengembangan akomodasi vila di Lot KGH1 dan KGH2, sekaligus memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi pariwisata yang semakin diminati investor global.Direktur Komersial InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Febrina Meidiana mengatakan kehadiran investor asal Spanyol di awal 2026 ini mencerminkan kepercayaan investor asing terhadap prospek pengembangan kawasan. “Kerja sama ini menunjukkan bahwa The Mandalika semakin dipercaya sebagai kawasan investasi yang terkelola dengan baik, memiliki kepastian hukum, serta menawarkan potensi pengembangan yang berkelanjutan," katanya dikutip dari Antara, Sabtu (17/1).ITDC memastikan setiap pengembangan proyek mengacu pada masterplan kawasan serta ketentuan tata kelola dan desain yang berlaku. Kerja sama pemanfaatan lahan dilakukan secara terukur dan bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan kepentingan jangka panjang kawasan serta pemberdayaan masyarakat sekitar.Foto udara kawasan Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika pasca penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2025 di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Kamis (9/10/2025). Foto: Ahmad Subaidi/ANTARA FOTO“ITDC berharap pengembangan vila ini tak hanya memberikan nilai tambah bagi investor dan kawasan, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga penguatan ekosistem pariwisata lokal di Nusa Tenggara Barat, sejalan dengan upaya mendorong The Mandalika sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia,” katanya.Sementara itu, Kepala Administrator KEK Mandalika Bambang Wicaksono mengungkapkan secara keseluruhan, realisasi investasi di kawasan tersebut terus menunjukkan tren positif. Hingga 2025, total investasi kumulatif di KEK Mandalika telah mencapai Rp 5,96 triliun."Yang telah melakukan perjanjian kerja sama itu sebanyak 34 investor, dengan total investasi semua Rp 5,96 triliun," katanya.Bambang menilai capaian tersebut menjadi kabar baik bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata nasional. Selain mendorong investasi, perkembangan ini juga dinilai mampu memperkuat konektivitas pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kondisi ini akan terus bergerak ke depan," katanya.