Florencia Lolita Wibisono, salah satu kru pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di Sulawesi Selatan. Foto: Dok. IstimewaNama Florencia Lolita Wibisono terdaftar dalam manifes Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) rute Yogyakarta-Makassar yang jatuh di wilayah antara Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1).Florencia Lolita Wibisono atau akrab disapa Ollen ini diketahui berdarah Manado. Ibunya asal Kendis, Minahasa, Sulawesi Utara.Salah satu kerabat korban saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihak keluarga dari Florencia hari ini telah bersiap untuk berangkat ke Makassar."Hari ini keluarga persiapan ke Makassar, dan tiba sebentar siang atau sore di Bandara Sultan Hasanuddin makassar," kata Juwita dalam keterangannya, Minggu (18/1).Florencia Lolita Wibisono, salah satu kru pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di Sulawesi Selatan. Foto: Dok. IstimewaFlorencia Akan MenikahSementara itu pihak keluarga lainnya tidak menyangka peristiwa tersebut terjadi, dan masih menunggu kabar dan mukjizat semoga Olen, sapaan Florencia, selamat."Kami masih menunggu kabar Olen, ini begitu menyakitkan bagi kami. Semoga mukjizat nyata dan Olen segera ditemukan," harap Anastasya.Menurut informasi yang dihimpun dari kerabat korban, bahwa Florencia akan segera menikah. Namun dia tidak mengungkapkan tanggal berapa Olen menikah."Olen somo kaweng (mau nikah)," ucapnya.Hingga hari ini, tim SAR gabungan menemukan titik terang dengan ditemukannya badan pesawat ATR 42-500 di puncak gunung Bulusaraung dan proses pencarian terus dilakukan.