JPNN.com, JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf menyoroti sejumlah isu krusial, mulai dari capaian pelunasan biaya haji yang belum optimal hingga isu integritas birokrasi. Hal ini dilakukan guna memastikan langkah perbaikan sistem berjalan sinkron.