BPS Catat 1,09 Juta Wisman Kunjungi RI pada Maret 2026

Wait 5 sec.

Wisatawan dari Pulau Nusa Penida tiba di dermaga apung Pelabuhan Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (26/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra WibowoBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 1,09 juta pada Maret 2026. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan secara bulanan kunjungan wisman menurun, tetapi secara tahunan masih tumbuh positif.“Pada Maret 2026, kunjungan wisman di Indonesia mencapai 1,09 juta kunjungan. Jumlah ini turun sebesar 6,17 persen dibandingkan Februari 2026 (mtm) tetapi naik 10,50 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu (yoy),” kata Ateng dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Senin (4/5).Komposisi wisman yang datang ke Indonesia masih didominasi oleh negara-negara kawasan. Malaysia menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 17,14 persen, diikuti Australia sebesar 12,01 persen, dan Singapura 9,45 persen.Di sisi lain, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) justru melonjak signifikan pada Maret 2026. Lonjakan ini terlihat baik secara bulanan dan tahunan, mencerminkan tingginya mobilitas dalam negeri.“Jumlah perjalanan wisnus pada Maret 2026 mencapai 126,34 juta perjalanan. Jumlah tersebut naik sebesar 38,63 persen bila dibandingkan dengan Februari 2026 (mtm) dan meningkat 42,10 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (yoy),” ungkap Ateng.Secara kumulatif, perjalanan wisnus pada Januari hingga Maret 2026 mencapai 319,51 juta perjalanan, meningkat 13,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jumat (25/7). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparanSementara itu, perjalanan wisatawan nasional (wisnas) ke luar negeri juga mengalami peningkatan. Pada Maret 2026, jumlah perjalanan wisnas tercatat mencapai 793,16 ribu perjalanan.“Jumlah tersebut naik sebesar 13,14 persen bila dibandingkan dengan Februari 2026 (mtm) dan naik 36,26 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (yoy),” kata Ateng.Malaysia masih menjadi tujuan utama wisnas dengan porsi 29,73 persen, disusul Arab Saudi dan Singapura masing-masing 13,79 persen, serta Tiongkok 10,69 persen.Dari sisi akomodasi, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang pada Maret 2026 tercatat sebesar 42,78 persen. Angka ini meningkat secara tahunan, namun mengalami penurunan tipis dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya mencapai 23,47 persen, naik baik secara bulanan maupun tahunan.Rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang tercatat 1,59 malam, sedikit menurun dibandingkan tahun lalu.Pergerakan sektor transportasi juga menunjukkan peningkatan seiring tingginya mobilitas masyarakat. Penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan melonjak signifikan pada Maret 2026.“Pada Maret 2026, jumlah penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan mencapai 7,1 juta orang atau naik 100,99 persen dibanding Februari 2026,” tutur Ateng.Kenaikan juga terjadi pada moda transportasi lainnya. Penumpang angkutan udara domestik meningkat menjadi 5,6 juta orang, sementara penumpang internasional mencapai 1,5 juta orang. Angkutan laut dan kereta api juga mencatat pertumbuhan baik pada jumlah penumpang maupun volume barang.