Harga Minyak Dunia Turun 3 Hari Beruntun Usai Sinyal Damai AS-Iran

Wait 5 sec.

Polisi berjaga di pos pemeriksaan di jalan menuju Hotel Serena, tempat kemungkinan fase kedua perundingan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, Selasa (21/4/2026). Foto: Akhtar Soomro/REUTERSHarga minyak mentah dunia kompak melemah pada perdagangan Senin, melanjutkan tren penurunan selama tiga hari berturut-turut di tengah meredanya kekhawatiran pasar.Mengutip Tradingseconomic, Minyak mentah jenis WTI turun ke kisaran USD 101 per barel. Penurunan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan rencana untuk “membebaskan” kapal-kapal kargo yang terjebak di Selat Hormuz, sekaligus memberi sinyal adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran.Program yang disebut “Project Freedom” itu ditujukan untuk membantu kapal sipil dari negara non-konflik keluar dari wilayah perairan yang disengketakan, agar bisa kembali beroperasi normal. Implementasinya dijadwalkan mulai berjalan pada Senin.Dari sisi lain, Iran menyatakan sedang mengevaluasi respons AS terhadap proposal terbarunya yang berisi 14 poin. Langkah ini memunculkan harapan akan terbukanya jalan menuju penyelesaian konflik secara diplomatik.Sementara itu, harga minyak Brent juga ikut turun ke bawah USD 108 per barel, sejalan dengan sentimen yang sama. Sepanjang tahun ini, harga minyak sempat melonjak tajam akibat konflik di Timur Tengah dan terganggunya jalur distribusi global, khususnya setelah Selat Hormuz praktis tertutup.Di luar itu, kelompok produsen OPEC+ menyepakati kenaikan kuota produksi secara simbolis untuk Juni. Keputusan ini menunjukkan bahwa organisasi tersebut tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, meski Uni Emirat Arab telah keluar dari aliansi.