Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan berupa Family Kit ke Bener Meriah Aceh

Wait 5 sec.

Dompet Dhuafa salurkan bantuan berupa family kit ke Kampung Rusip, Bener Meriah, Aceh. Foto: dok. Dompet DhuafaDompet Dhuafa terus menyalurkan bantuan ke korban terdampak bencana di Aceh. Kali ini, bantuan disalurkan ke Kampung Rusip Bener Meriah.Bersama beberapa mitra jaringan sekolah seperti TK Islam Fitrah Al Fikri, Sekolah Smart Cibinong, SIT Nurul Akbar, Panji Nusantara Islamic School, serta SDIT Al Yasmin 2 Bogor, Dompet Dhuafa menyalurkan family kit berupa kasur, karpet, dan selimut.Pendistribusian bantuan kali ini pun melalui proses yang panjang dan kompleks. Distribusi diawali di Pos Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, di Takengon.Bantuan lalu diteruskan melalui jalur darat dengan waktu tempuh 2 jam. Sebagai salah satu kampung terisolasi, jalur ke Kampung Rusip melewat banyak titik longsor dan jalan terputus, sehingga membuat pendistribusian menjadi lebih sulit.Ibrahim, sebagai tokoh masyarakat Kampung Rusip, sempat menceritakan bagaimana banjir dan longsor itu menghantam akses jalan menuju kampung mereka.“Malam tanggal 26 kampung ini bergoyang-goyang dulu gitu kan, bukan gempa, tapi karena arus air sana kan batunya besar-besar, jadi semua sudah mati listrik, komunikasi nggak ada lagi, gelap semua,” jelas Ibrahim.Dompet Dhuafa salurkan bantuan berupa family kit ke Kampung Rusip, Bener Meriah, Aceh. Foto: dok. Dompet DhuafaSaat terisolasi, para penyintas di Kampung Rusip berjuang agar tetap bisa bertahan dalam kondisi genting. Selama satu bulan itu, mereka telah mencapai kondisi yang sangat minim akan kebutuhan bahan pokok. Dengan kondisi akses jalan yang masih terputus, para penyintas memutuskan untuk menjemput bantuan dengan berjalan kaki sejauh puluhan kilometer.“Kampung ini terisolir untuk akses ke jalan waktu itu selama satu bulan lebih jalan kaki semua pas masuk bantuan kita jemput dari jembatan yang putus tuh pakai jalan kaki kita panggul kemari,” lanjut Ibrahim.Selain itu, para penyintas juga sempat berjalan kaki puluhan kilometer dekat lewat jalan Lhokseumawe sambil memanggul bantuan yang kemudian di pagi harinya baru dibagikan kepada masyarakat.Ketika terisolasi, bantuan hanya disalurkan melalui helikopter. Masyarakat dan para relawan bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan longsor dan banjir.Bantuan untuk korban bencana Sumatera. Foto: dok. Dompet DhuafaSalah satu warga Kampung Rusip, Yunita, merasa bersyukur dengan adanya bantuan ini. Menurutnya, family kit yang disalurkan Dompet Dhuafa dapat membantu mereka untuk istirahat lebih nyaman.“Alhamdulillah bisa nambah kasur yang nyaman, itu untuk anak-anak, untuk kami di rumah, mau langsung dipakai nih. Terima kasih donatur yang udah kasih kasur selimut dari sini ke belakangnya belum ada pernah mendapatkan kasur terima kasih kakak-kakak ya semoga bermanfaat yang ngasih kasur sama kami semoga dilancarkan rezekinya,” kata Yunita.Kolaborasi antar-lembaga zakat seperti Dompet Dhuafa dan instansi pendidikan, dinilai menjadi kunci percepatan pemulihan Aceh.Dompet Dhuafa juga turut mengapresiasi kepada mitra kebaikan jaringan sekolah, yang telah berkontribusi dalam meringankan beban para penyintas pasca bencana Aceh yang terdampak serta memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial.