Pemerintah Tawarkan 10 Area Potensi Blok Migas Hasil Kajian untuk Investor

Wait 5 sec.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, saat ditemui di kantor BPH Migas, Senin (5/1/2025). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparanKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menawarkan 10 area potensi blok migas baru kepada investor yang telah selesai melalui tahap studi mendalam.Direktur Jenderal Migas, Laode Sulaeman, mengatakan 10 area tersebut merupakan bagian dari 110 area potensi yang telah dipetakan oleh Kementerian ESDM hingga Februari 2026.“Ada 10 area potensi blok migas baru yang telah selesai dilakukan studi oleh Badan Geologi dan Lemigas dibuka untuk calon investor. 10 area tersebut merupakan bagian dari 110 area potensi blok migas baru yang tempo hari dibuka oleh Kementerian ESDM secara luas," kata Laode melalui keterangan tertulis, Kamis (5/3).Laode mengungkapkan studi tersebut merupakan bagian dari peran Badan Geologi dan Lemigas untuk meningkatkan kualitas data migas agar calon investor lebih tertarik dalam eksplorasi migas.Pemerintah juga terus berkomitmen menciptakan iklim investasi hulu migas yang atraktif melalui berbagai kebijakan fiskal baru. Beberapa kemudahan yang ditawarkan antara lain seperti bagian hasil (split) untuk KKKS hingga 50 persen dari sebelumnya hanya 15-30 persen.Kemudian, fleksibilitas kontrak migas, di mana KKKS dipersilakan memilih jenis kontrak baik cost recovery atau gross split, serta insentif hulu migas untuk optimalisasi produksi dan pembebasan indirect tax pada masa eksplorasi.“Pemerintah saat ini semakin terbuka dan aktif turun langsung dalam fasilitasi percepatan perizinan dan birokrasi lintas instansi. Pemerintah juga melakukan eksplorasi langsung dengan pembiayaan APBN termasuk seismik, untuk mengurangi risiko eksplorasi dan mendorong investasi,” jelas Laode.Pemerintah mengundang para calon investor yang memiliki kapabilitas untuk menyampaikan minat melalui dua metode, yaitu Penawaran Langsung melalui Studi Bersama dan Lelang Reguler.Baik proposal Penawaran Langsung maupun Lelang Reguler untuk 10 area tersebut dapat disampaikan kepada Ditjen Migas mulai 1 April 2026 dan paling lambat 10 April 2026.Ilustrasi Pengeboran Migas Pertamina. Foto: Dok. IstimewaBerikut 10 area potensi blok migas yang akan ditawarkan:1. Rupat2. Puri3. Karapan Baru4. Pesut Mahakam5. Bengara II6. Maratua II7. South Matindok8. Lao-lao9. Rombebai10. Northern Papua /Jayapura