Bayi Ditinggal di Gerobak Nasi Uduk Jaksel, Ada Surat Kakak: Ibu Meninggal

Wait 5 sec.

Polisi mendatangi bayi yang dibuang di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Foto: Polsek Pasar MingguSeorang bayi perempuan ditemukan telantar di dalam gerobak nasi uduk di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3) sore. Bayi yang diperkirakan baru berusia dua hari itu ditinggalkan bersama sepucuk surat yang diduga ditulis kakaknya.Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela mengatakan bayi tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 17.30 WIB.Peristiwa bermula ketika seorang saksi bernama Dinda Astri (21) mendengar suara tangisan bayi dari arah depan rumahnya.“Saksi Dinda mendengar suara tangisan bayi dari arah gerobak yang berada di depan rumah saksi. Saat dicek, saksi melihat tas belanja FamilyMart warna hitam di dalam gerobak tersebut,” kata Anggiat dalam keterangannya, Rabu (4/3).Ketika tas tersebut dibuka, saksi menemukan seorang bayi perempuan dalam posisi miring mengenakan pakaian boneka beruang warna biru dan diselimuti selimut bayi.Ditemukan Bersama Perlengkapan BayiDi dalam tas itu juga ditemukan sejumlah perlengkapan bayi, seperti susu formula, tisu basah, dan sarung tangan bayi.“Dalam tas tersebut juga terdapat susu formula SGM, tisu basah, sarung tangan bayi warna biru, serta secarik kertas berisi pesan,” ujar Anggiat.Pesan tersebut diduga ditulis oleh seorang anak berinisial Z (12), yang mengaku sebagai kakak dari bayi tersebut.Surat yang ditemukan bersama bayi yang dibuang di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Foto: Polsek Pasar MingguSurat Kakak Sang BayiDalam surat tersebut, anak itu meminta orang yang menemukan bayinya untuk merawat sang adik karena ibu mereka meninggal dunia saat melahirkan.“Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya, saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya, karena ibu saya meninggal saat melahirkan, tolong anggap seperti anak sendiri, karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi,” tulis pesan tersebut.Dalam surat itu juga disebutkan bayi tersebut bernama Ameera Ramadhani dan lahir pada 2 Maret 2026.Bayi Dibawa ke PuskesmasPolisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu serta Dinas Sosial Jakarta Selatan.“Bayi perempuan tersebut dalam keadaan hidup, masih bergerak-gerak dan menangis,” ujar Anggiat.Saat ini bayi tersebut telah dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu untuk mendapatkan penanganan medis sebelum diserahkan kepada pihak terkait.Polisi Selidiki PelakuPolisi masih melakukan penyelidikan untuk mencari siapa yang meninggalkan bayi tersebut.Salah satu langkah yang dilakukan adalah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.“Kami juga melakukan pengecekan CCTV di sekitar lokasi untuk mengetahui siapa yang meninggalkan bayi tersebut,” kata Anggiat.