Kakek di Pasuruan Dikira Santet Orang lalu Dikeroyok Warga

Wait 5 sec.

Musthofa terbaring saat dirawat. Foto: Dok. IstimewaMusthofa (80 tahun), warga Dusun Kampung Baru, Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, babak belur dikeroyok sejumlah orang. Ia dituduh telah menyantet seorang warga bernama Amsori.“Terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama karena saudara Musthofa dituduh telah menyantet saudara Amsori,” kata Kapolsek Lekok AKP Mawan Budi Prabowo saat dikonfirmasi, Rabu (4/3).Wawan mengatakan insiden pengeroyokan itu terjadi pada Minggu (1/3) sekitar pukul 20.00 WIB.Awalnya, seorang warga berinisial J bersama warga lain mendatangi rumah korban. Kemudian, J dan lainnya masuk ke dalam rumah Musthofa dan langsung merusak rumahnya.“Lalu melihat saudara Musthofa dalam posisi tidur, langsung menarik tangan Musthofa untuk keluar rumah,” ucapnya.Ilustrasi pukul. Foto: ShutterstockRombongan itu sempat dipisah oleh warga sekitar bernama Sri Wahyuni, namun diancam untuk tidak ikut campur dalam permasalahan tersebut.“Kemudian Musthofa dengan terpaksa menuruti kemauan J dkk untuk mendatangi rumah saudara Amsori di Dusun Tegalan, Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, dengan didampingi oleh anaknya bernama Rosul yang mengendarai sepeda motor,” katanya.Namun, karena keadaan tidak kondusif di rumah Amsori, terjadilah pengeroyokan. Anak korban, Rosul, berusaha melindungi ayahnya.“Setelah itu pihak kepolisian mendatangi TKP, langsung mengamankan Musthofa, dan membawanya ke polsek untuk menghindari amukan massa,” ujar dia.Akibat kejadian tersebut, Musthofa mengalami luka pada bagian lengan sebelah kanan dan kiri.“Korban telah mendapatkan perawatan di RSUD Grati,” kata dia.Wawan mengatakan pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa pengeroyokan tersebut.“Barang bukti visum, pecahan kaca jendela, dan serpihan pintu,” ucapnya.