Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani berjalan usai mengikuti rapat terbatas Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/11/2025). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTOCEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menuturkan Indonesia menjadi pasar baru untuk investasi, setelah Amerika Serikat (AS)-Israel menyerang Iran dan memicu konflik baru di Timur Tengah.Rosan menyebut dari setiap kejadian bisa dilihat dari sisi lain seperti melihat kemungkinan kesempatan.“Ya, kan, memang dari setiap kejadian pasti kita bisa melihat dari angle yang berbeda, ya, dari angle apakah ini kita justru membuat ada opportunity baru,” kata Rosan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/3).Rosan mengatakan kesempatan tersebut bisa dari sisi investasi maupun perdagangan. Menurut dia, Danantara akan mengkaji dampak dari perang secara keseluruhan.Pernyataan ini diutarakan Rosan usai dipanggil oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Presiden. Menurut dia, perang Iran vs AS-Israel menjadi salah satu pembahasan dia dengan Prabowo.“Ya, itu pasti ada pembahasan juga dari kita, kan, kita akan kaji itu semua lah. Dan mungkin dalam hal ini, ya, dari segi investasi, dari segi ketahanan ekonomi dan lain-lain,” imbuhnya.Dia menyebut Prabowo dan jajaran baik Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terus memantau perkembangan konflik untuk memastikan pertumbuhan ekonomi Indonesia.“Karena, kan, investasi ini mempunyai kontribusi yang besar terhadap perekonomian kita. Jadi tiap hari Bapak Presiden beserta jajaran untuk terus melihat bagaimana kita ini tetap menjaga pertumbuhan kita, kita juga tetap menjaga ekspor,” jelasnya.