Ilustrasi puasa bikin berat badan turun Foto: Nefedova Tanya/ShutterstockAhli kesehatan dan dokter spesialis olahraga lulusan Universitas Indonesia, dr. Andi Kurniawan Sp.KO mengungkapkan bahwa orang yang puasa dan mengalami penurunan berat badan adalah hal wajar. Dia juga mengatakan umumnya rata-rata penurunan berat badan terjadi 0,5 sampai 1 kilogram per minggu.“Sebagai patokan sederhana yang mudah dipahami, penurunan wajar adalah 0,5-1 kilogram per minggu, atau tidak lebih dari 4 kilogram total selama satu bulan Ramadan,” katanya, dikutip dari Antara.Penurunan berat badan yang umum terjadi saat seseorang menjalani puasa, adalah sebuah respons fisiologis normal tubuh karena mengalami perubahan metabolik yang signifikan. Lebih lanjut, Andi menjelaskan bahwa hampir separuh orang berpuasa yakni sekitar 44 persen akan mengalami penurunan berat badan.Saat puasa, dalam waktu 12-14 jam pertama tanpa asupan makanan, tubuh menggunakan cadangan glikogen otot sekitar 100-120 gram. Kemudian, beralih ke glukoneogenesis (pembuatan glukosa dari protein dan lemak) dan memecah lemak atau lipolisis pemecahan lemak.Penurunan Berat Badan Drastis saat Puasa Bisa Jadi Tanda BahayaIlustrasi buka puasa bersama keluarga. Foto: ShutterstockSementara itu, Andi menjelaskan, jika seseorang mengalami penurunan berat badan drastis saat puasa, maka bisa jadi hal tersebut adalah tanda bahaya.“Penurunan berat badan drastis lebih dari dua kilogram per minggu pada saat berpuasa merupakan tanda berbahaya akibat dehidrasi berat atau kehilangan massa otot (sarkopenia),” terangnya.Biasanya saat penurunan berat badan terjadi drastis, tubuh akan mengalami gejala sakit kepala hebat terus menerus, kulit tidak elastis (tanda dehidrasi), atau kelelahan ekstrem yang tidak membaik meskipun sudah berbuka puasa.Lansia di atas 60 tahun menjadi golongan orang berpuasa yang perlu perhatian khusus, terutama kalau mereka mengalami penurunan berat badan drastis. Sebab, jika hal ini terjadi, maka berisiko kehilangan otot yang dipercepat atau sarkopenia yang sulit dipulihkan.“Penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2 yang menggunakan insulin wajib memantau berat badan dan gula darah secara ketat. Remaja yang masih dalam fase pertumbuhan juga memerlukan perhatian khusus karena defisit nutrisi dapat mengganggu pertumbuhan tulang dan perkembangan kognitif,” tambahnya.Pada orang dengan Indeks Massa Tubuh yang lebih tinggi (overweight/obesitas), Andi menuturkan biasanya mereka cenderung mengalami penurunan berat badan lebih besar dibanding mereka dengan berat badan normal.Andi menjelaskan adanya analisis yang diterbitkan Nutrients, rata-rata penurunan berat badan yang normal selama 30 hari Ramadan berkisar antara 0,5 hingga 1,5 kilogram pada populasi umum yang tidak melakukan intervensi diet khusus.Namun pada orang yang aktif berolahraga dan mengontrol pola makan, penurunan bisa mencapai 2 kilogram selama puasa. Hal ini masih dalam kategori sehat karena berasal dari pengurangan massa lemak dengan preservasi massa otot.“Perubahan ini tidak terjadi pada semua orang, gaya hidup Anda saat berbuka memegang peranan kunci,” tutup Andi.Nah, kalau kamu, biasanya turun berat badan berapa kilogram saat puasa Ramadan?