Ada satu momen dalam hidup pekerja kantoran yang selalu ditunggu-tunggu: jam makan siang.Di tengah tumpukan deadline, notifikasi kerja yang tak berhenti, dan meeting yang terasa seperti maraton, tiba-tiba muncul satu kalimat penyelamat: “Yuk makan dulu.”Bagi banyak orang, makan siang bukan sekadar isi perut. Ini adalah jeda kecil dari hiruk pikuk pekerjaan—mini escape sebelum kembali menghadapi dunia kerja.Nah, bagaimana kalau momen sederhana ini justru dijadikan pusat cerita?Itulah yang dilakukan Hiroshi Nohara’s Lunch Style, spin-off dari serial legendaris Crayon Shinchan yang kini menghadirkan sisi baru dari sang ayah legendaris keluarga Nohara.Nah, sudah siap mengikuti petualangan makan siang Hiroshi, Grameds? 🍔🍣Dari Dunia Shin-chan ke Petualangan Kuliner HiroshiBagi para penggemar Crayon Shinchan, nama Hiroshi Nohara tentu sudah tidak asing. Ia adalah ayah Shin-chan yang bekerja sebagai karyawan kantor biasa berusia 35 tahun dan menjalani kehidupan keluarga dengan kombinasi penuh kekacauan dan tentram sekaligus. Meski serial asli Crayon Shinchan berhenti setelah Yoshito Usui wafat pada tahun 2009, dunia Shin-chan tidak ikut berhenti. Beragam judul spin-off terus bermunculan dan mengembangkan kisah para tokoh yang lebih dahulu dicintai pembaca. Salah satu spin-off yang menarik perhatian adalah “Hiroshi Nohara’s Lunch Style”. Spin-off karangan Yoichi Tsukahara ini diterbitkan oleh Penerbit M&C! pada November 2021. Menggunakan karakter orisinal ciptaan Yoshito Usui, seri ini telah terbit hingga volume 12 di Indonesia.Dari restoran kecil di sudut jalan, warung ramen sederhana, hingga tempat tidak terduga seperti karaoke dan sauna, setiap episode mengikuti perjalanan Hiroshi memilih makanan yang tepat untuk mengisi energinya sebelum kembali bekerja. Ketika Makan Siang Jadi Petualangan Unik Di serial utama, Hiroshi sering muncul sebagai sosok ayah yang realistis. Kadang lelah karena pekerjaan, dan kadang juga terjebak dalam situasi kocak bersama keluarganya. Namun dalam Petualangan Kuliner Hiroshi Nohara, cerita ini mengambil sudut pandang yang berbeda. Spin-off ini berpusat pada kehidupan Hiroshi sebagai tokoh utama. Sebagai pegawai bagian pemasaran yang kerap bekerja di luar kantor, Hiroshi hampir selalu menghabiskan waktu makan siangnya di luar kantor. Baginya, memilih menu makan siang bukanlah perkara sepele. Hiroshi harus mempertimbangkan kondisi tubuh, selera, serta isi dompet, sambil berpacu dengan waktu istirahat yang terbatas. Setiap bab dalam seri ini menghadirkan satu episode makan siang yang berbeda, lengkap dengan kejadian kocak yang menyertainya. Lokasinya pun tidak selalu sama. Karena sering melakukan perjalanan dinas, Hiroshi mencicipi makanan di berbagai tempat yang dia kunjungi. Dalam dunia Hiroshi, proses memilih makan siang bisa jadi strategi penting. Apakah hari ini cocok untuk ramen panas? Atau mungkin kari Jepang yang mengenyangkan? Variasi tempatnya juga membuat suasana tiap episode terasa segar dan tidak monoton. Menu yang dinikmatinya pun sangat beragam. Bukan hanya menyantap hidangan khas Jepang, tapi ia juga berani go international dengan mencoba steak, pasta, burger, biryani, moussaka, paella, hingga rendang. Dari Manga Kantoran ke Anime yang Bikin Jam Makan Siang Terasa SakralKalau kamu mengira spin-off ini muncul begitu saja, ternyata tidak demikian loh, Grameds. Hiroshi Nohara’s Lunch Style sebenarnya berasal dari manga berjudul Nohara Hiroshi no Hirumeshi no Ryugi yang mulai terbit sejak 2015 di majalah Monthly Manga Town. Premis yang terlihat sepele ini justru berhasil menarik banyak pembaca. Manga-nya bahkan sudah melampaui 800.000 kopi sirkulasi. Situs resmi manga Crayon Shinchan juga mencatat sebesar 4,4 juta page views untuk pembaca digital yang menikmati serial tersebut. Kesuksesan inilah yang akhirnya membuat kisah makan siang Hiroshi naik level menjadi adaptasi anime yang diproduksi oleh studio DLE, yang dikenal dengan gaya flash animation ringan dan komedik. Hiroshi Nohara’s Lunch Style mulai tayang di Jepang pada 3 Oktober 2025 di saluran BS Asahi.Hal yang menarik untuk fans setia Crayon Shinchan adalah bahwa Toshiyuki Morikawa kembali mengisi suara Hiroshi Nohara, sama seperti di serial utamanya. Hal ini membuat karakter Hiroshi di spin-off tetap familiar bagi penonton lama. Sekarang kamu sudah bisa menonton anime-nya dengan judul Style of Hiroshi Nohara’s Lunch di Netflix ya! Penasaran dengan trailer-nya? Kamu bisa cek di sini! Baca juga: Bagaimana Jika Kita Benar-benar Jadi Hewan? Petualangan Unik di Film Hoppers!Slice of Life yang Bikin Lapar Genre slice of life selalu punya cara unik untuk membuat hal-hal kecil terasa berarti, dan Hiroshi Nohara’s Lunch Style memanfaatkan pendekatan ini dengan sangat baik. Ceritanya tidak menghadirkan konflik besar atau plot yang rumit. Justru dari hal sederhana, seperti memilih restoran, memesan menu, hingga menikmati setiap suapan, cerita ini berhasil menghadirkan humor yang ringan dan terasa sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.Bagi para penggemar kuliner, serial ini juga punya daya tarik tersendiri. Cara cerita ini menggambarkan makanan sering terasa sangat detail dan penuh perhatian. Mulai dari aroma yang menggoda, tekstur makanan, hingga kepuasan setelah suapan pertama. Ketika menonton serial ini, seakan kita adalah Pak Bondan yang berkata, “Pokoke maknyus!”Dari segi visual, gaya gambar komik ini tetap mempertahankan nuansa khas seri orisinalnya. Karakter Hiroshi tampil dengan desain yang familier sehingga penggemar lama tidak akan merasa asing. Meski tetap bergenre komedi, humor Petualangan Kuliner Hiroshi Nohara cenderung lebih ringan dan minim lelucon dewasa dibandingkan Crayon Shinchan, sehingga aman dinikmati pembaca usia 13 tahun ke atas.Mengingatkan Kita pada Kebahagiaan Kecil Dalam Hiroshi Nohara’s Lunch Style, momen sederhana seperti ini justru menjadi pusat cerita. Spin-off dari Crayon Shinchan ini mengikuti Hiroshi ketika ia menjadikan waktu makan siang sebagai jeda kecil dari ritme kerja yang sibuk.Kalau kamu penasaran dengan kisah makan siang Hiroshi yang penuh humor dan relatable ini, kamu juga bisa membaca versi komiknya yang menjadi inspirasi utama anime tersebut!1. Hiroshi Nohara’s Lunch Style 01Temukan Bukunya di Sini! Jam makan siang bagi kebanyakan pegawai kantoran adalah waktu untuk santai. Tapi bagi Hiroshi Nohara, ayahnya Shinchan, itu justru momen paling serius dalam sehari.Di volume pertama Hiroshi Nohara’s Lunch Style, ikuti “perjuangan” Hiroshi berburu makan siang terbaik di tengah waktu istirahat yang terbatas. Dari memilih menu sampai menikmati setiap suapan, semuanya terasa seperti misi penting.Hari ini… kira-kira hidangan apa yang akan dipilih Hiroshi? 🍱2. Hiroshi Nohara’s Lunch Style 02Temukan Bukunya di Sini!Di volume kedua ini, obsesi Hiroshi Nohara terhadap makan siang makin serius dan makin seru. Dari berburu menu sederhana yang menggoda hingga menghadapi berbagai kejadian tak terduga saat jam istirahat, setiap pilihan makan siang terasa seperti petualangan kecil yang menentukan nasib harinya.Di antara banyak godaan kuliner, kira-kira menu apa yang akhirnya dipilih Hiroshi kali ini? 🍜3. Hiroshi Nohara’s Lunch Style 03Temukan Bukunya di Sini! Di volume 3, “misi makan siang” Hiroshi Nohara makin serius. Dengan waktu istirahat yang terbatas, ia harus cepat menentukan pilihan, antara godaan menu lezat, kondisi perut, dan tentu saja isi dompet.Di tengah perburuan makan siang yang tampak sederhana ini, selalu ada kejadian tak terduga yang menanti. Kali ini, hidangan apa yang akan dipilih Hiroshi? 🍜4. Hiroshi Nohara’s Lunch Style 04Temukan Bukunya di Sini!Di volume 4, obsesi Hiroshi Nohara terhadap makan siang belum juga reda. Baginya, memilih menu bukan perkara sepele—ini soal strategi, selera, dan kepuasan sebelum kembali bekerja.Di tengah waktu istirahat yang singkat dan banyaknya godaan kuliner, pilihan makan siang apa yang akan dimenangkan Hiroshi hari ini? 🍱5. Hiroshi Nohara’s Lunch Style 05Temukan Bukunya di Sini!Di volume 5, makan siang bagi Hiroshi Nohara tetap terasa seperti petualangan kecil yang mendebarkan. Dari memilih menu hingga memikirkan cara makan paling memuaskan, semuanya dilakukan dengan serius, meski sering berujung pada kejadian lucu tak terduga.Di antara banyak godaan kuliner hari ini, menu apa yang akhirnya berhasil menaklukkan Hiroshi? 🍛Baca juga: Gorillaz Siap Bawa Kamu ke The Mountain: Film Animasi Misterius Ini Rilis Bareng Album Terbaru!Slice of Discount (Gramedia’s Style)Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang terjebak dalam ritme kerja yang serba cepat. Jadwal padat, target pekerjaan, dan berbagai tanggung jawab sering membuat hari terasa berlalu tanpa jeda.Karena itu, momen kecil seperti makan siang terasa begitu berharga. Bukan sekadar soal makanan, tapi tentang memberi ruang sejenak untuk bernapas sebelum kembali menghadapi hari yang panjang.Hiroshi Nohara mungkin menghabiskan waktu istirahatnya untuk berburu menu makan siang terbaik. Tapi kita juga bisa memanfaatkan momen istirahat itu untuk sesuatu yang sama menyenangkannya: membaca buku seru.Nah, kalau kamu sedang mencari bacaan baru untuk menemani waktu santai, ini saat yang tepat. Gramedia sedang mengadakan Promo Twindate 3.3 dengan diskon hingga 50% untuk produk terbitan Gramedia!Jadi sebelum kembali ke rutinitas yang padat seperti Hiroshi setelah makan siang, tidak ada salahnya memberi hadiah kecil untuk diri sendiri. Siapa tahu, satu buku baru bisa jadi highlight paling menyenangkan di tengah hari yang sibuk 🌪️📚Yuk, manfaatkan Promo Twindate 3.3 Gramedia sekarang sebelum diskonnya ikut “pulang kantor” lebih dulu! 🛒🚀Temukan Promonya di Sini!