Ryan Adriandhy menjawab pertanyaan wartawan saat konfrensi press di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanSutradara Ryan Adriandhy menceritakan tantangannya dalam menggarap film drama keluarga Na Willa. Menurutnya, ada satu adegan yang cukup sulit diambil, yakni adegan bangun tidur.Meski terdengar sederhana, Ryan menilai adegan tersebut justru cukup menantang karena sulit dibuat terlihat natural di depan kamera. Dalam film ini, terdapat adegan ketika Luisa Adreena, pemeran Na Willa, harus bangun tidur lalu menangis.“Aku selalu ngerasa adegan bangun tidur itu susah banget diaktingin. Karena pengin adegan bangun yang natural, akhirnya di hari shooting itu di studio lampunya kita redupin biar benar-benar terasa seperti malam,” jelas Ryan Adriandhy saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (13/3).Untuk mendapatkan momen yang alami, Ryan bahkan membuat Luisa benar-benar tidur saat proses syuting berlangsung.“Terus semua kru ngomongnya bisik-bisik supaya dia bisa tidur beneran. Tapi sebelum tidur aku suruh Luisa hafalin dialog. Pas sudah action, kita ngomong pakai Handy Talky (HT) sambil bisik-bisik buat minta Luisa bangun,” tambahnya.Menurut Ryan, proses syuting film Na Willa juga dipenuhi banyak momen spontan yang justru membuat adegan terasa lebih hidup. Salah satunya ketika Luisa sempat salah mengucapkan dialog, tetapi adegan tersebut tetap digunakan karena ditangani dengan baik oleh lawan mainnya.Media junket Na Willa di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanRyan Adriandhy soal Syuting Bareng Anak-anak di Film Na Willa“Harusnya Luisa ngomong ‘Ibu guru tidak akan tertawa,’ tapi dia ngomongnya ‘Ibu guru akan tidak tertawa.’ Terus Mak malah kayak membetulkan kalimatnya dia dengan bilang ‘Tidak akan.’ Jadi aku diemin saja,” ujarnya sambil tertawa.Meski begitu, Ryan mengakui syuting bersama anak-anak bukanlah hal yang mudah. Selain Luisa Adreena, film ini juga dibintangi oleh sejumlah pemeran anak lainnya seperti Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, dan Arsenio Rafisqy.“Energinya kuat-kuat banget. Kalau ditanya gimana caranya, ya sabar saja. Kita juga harus menyeimbangkan energi mereka. Kalau mereka lagi lari-lari, aku juga ikut lari-lari ke sana ke mari,” tuturnya.Karena banyak melibatkan pemeran anak, Ryan juga berusaha menciptakan lingkungan produksi yang ramah anak selama proses syuting berlangsung. Ia memastikan lokasi syuting bebas dari asap rokok serta menyediakan berbagai fasilitas agar para pemain anak tetap merasa nyaman.Ryan Adriandhy saat konfrensi press di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan“Kita ada jam bobo siang. Ruang talent-nya dibikin jadi playground, ada kolam bola, supaya suasananya nyaman. Bebas asap rokok juga,” pungkasnya.Film Na Willa sendiri merupakan film keluarga yang berlatar Surabaya pada era 1960-an. Cerita film ini mengikuti kehidupan seorang gadis berusia enam tahun bernama Na Willa yang penuh imajinasi. Dunianya perlahan berubah ketika teman-temannya mulai bersekolah dan ia harus menghadapi berbagai pengalaman baru dalam masa kecilnya.Selain dibintangi Luisa Adreena, film ini juga menghadirkan Irma Novita sebagai Mak dan Junior Liem sebagai Pak. Na Willa sudah dapat disaksikan di bioskop sejak 18 Maret 2026.