Dampak Ibu Hamil Makan Berlebihan saat Lebaran, Bisa Pengaruhi Janin!

Wait 5 sec.

Dampak Ibu Hamil Makan Berlebihan saat Lebaran, Bisa Pengaruhi Janin! Foto: Shutter StockLebaran menjadi momen yang diidentik dengan berbagai hidangan lezat dan berlimpah, mulai dari rendah, opor ayam, hingga aneka kue kering yang sulit ditolak. Namun, di balik fenomena ini, ibu hamil perlu lebih waspada terhadap pola makan yang cenderung berlebihan.Ya Moms, konsumsi makanan secara berlebihan saat hamil tidak hanya berdampak pada kenaikan berat badan ibu, tetapi juga bisa memengaruhi kondisi janin di dalam kandungan.Lantas, apa saja risiko yang bisa terjadi jika ibu hamil makan berlebihan saat Lebaran? Dampak Ibu Hamil 'Balas Dendam' Makan saat LebaranDokter spesialis kebidanan dan kandungan, dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG, menyebut rata-rata makanan khas Lebaran mengandung tinggi lemak dan gula. Ia mengungkap beberapa risiko kesehatan yang dapat dialami ibu hamil maupun janin."Pertama, jika terlalu banyak makan makanan manis maka akan meningkatkan gula darah, sehingga juga akan meningkatkan risiko diabetes melitus gestasional. Lalu, berat badan ibu hamil akan naik dengan signifikan," jelas dr. Dinda.Jika berat badan ibu naik secara berlebihan, maka juga akan meningkatkan berat badan janin. Dampaknya? Bayi bisa menjadi terlalu besar atau makrosomia, yaitu kondisi di mana bayi memiliki berat badan di atas rata-rata 4 kg, terlepas dari usia kehamilan ibu.Ilustrasi Ibu Hamil Besar Foto: Shutterstock"Kondisi ini akan mempersulit proses persalinan yang dijalani ibu, makanya berat badan ibu hamil harus terpantau dengan baik," tuturnya.Lalu makanan tinggi lemak juga berisiko meningkatkan risiko kolesterol tinggi pada ibu hamil jika dikonsumsi terlalu banyak. Gejala kolesterol tinggi antara lain ibu jadi sering mengalami migrain, pegal-pegal, hingga begah.Jadi, bukannya tidak boleh menikmati sajian khas Lebaran ya, Moms. Tetapi, kita harus paham untuk membatasi makanan terutama yang tinggi gula dan lemak."Jangan lupa untuk mendahulukan makanan protein tinggi, konsumsi sayur, hingga minum air putih yang banyak. Baru deh boleh icip-icip. Jadi utamakan kebutuhan kalorinya dulu di awal," kata dokter yang pratik di Brawijaya Hospitals Antasari itu.Dan yang tidak kalah penting, ibu hamil jangan lupa untuk tetap melakukan aktivitas fisik ringan. Misalnya, melakukan pekerjaan rumah yang simpel atau berolahraga ringan. Gimana, sudah siap menyantap opor hingga rendang, Moms?