Chery Siap Pamer Teknologi Solid-State Battery, Sekali Cas Bisa 1.500 Km

Wait 5 sec.

Ilustrasi Chery. Foto: Dima Plotnikov/ShutterstockProdusen otomotif asal China, Chery mengumumkan perkembangan terbaru teknologi baterai, termasuk arah pengembangan solid-state battery yang kini menjadi fokus industri kendaraan listrik global.Disitat dari Car News China, langkah ini menegaskan keseriusan Chery dalam mengembangkan teknologi baterai generasi berikutnya. Solid-state battery sendiri dianggap sebagai evolusi dari baterai lithium-ion karena menggunakan material elektrolit padat yang diklaim lebih aman dan memiliki kepadatan energi lebih tinggi.Dalam pemaparannya, Chery menyebut tengah mengembangkan baterai solid-state penuh dan menargetkan implementasi awal pada 2026. Teknologi tersebut rencananya akan digunakan terlebih dahulu dalam skenario operasional terbatas sebelum masuk tahap komersialisasi lebih luas.Ilustrasi Baterai Chery Foto: ur_daily_fotografi/ShutterstockUntuk tahap berikutnya, Chery menargetkan baterai ini bisa digunakan secara massal mulai 2027. Jika terealisasi, teknologi ini berpotensi membawa peningkatan signifikan pada performa kendaraan listrik, khususnya dalam hal jarak tempuh dan efisiensi energi.Salah satu klaim ambisius yang disampaikan adalah kemampuan jarak tempuh hingga lebih dari 1.500 kilometer dalam sekali pengisian daya. Meski demikian, perusahaan belum merinci metode pengujian yang digunakan untuk mencapai angka tersebut.Pengembangan ini merupakan bagian dari payung teknologi baterai Kunpeng yang sebelumnya diperkenalkan pada 2024. Brand tersebut mencakup berbagai lini pengembangan baterai Chery, mulai dari sistem hybrid, lithium-ion, hingga teknologi generasi terbaru.Sebelumnya, Chery juga sempat memamerkan prototipe modul solid-state battery dengan kepadatan energi mencapai 600 Wh/kg. Angka tersebut menjadi indikasi potensi besar teknologi ini dalam meningkatkan performa kendaraan listrik di masa depan.Ilustrasi Chery. Foto: DiPres/ShutterstockNamun hingga saat ini, detail teknis seperti kapasitas baterai, arsitektur pengisian daya, hingga komposisi kimia sel masih belum diungkap. Di tengah persaingan industri, pengembangan solid-state battery memang menjadi fokus banyak pabrikan global. Nantinya, saat direalisasikan sesuai target, langkah Chery ini bisa menjadi salah satu penentu arah baru dalam evolusi kendaraan listrik, terutama dalam menjawab tantangan jarak tempuh dan efisiensi pengisian daya.