Polisi Tangkap Pemuda di Cianjur saat Pawai Bedug: Mabuk, Konsumsi Tramadol

Wait 5 sec.

Puluhan pemuda rombongan pawai bedug di Cianjur diamankan polisi setelah kedapatan dalam kondisi mabuk dan mengonsumsi obat keras. Foto: Dok. IstimewaSejumlah pemuda rombongan pawai bedug diamankan polisi setelah kedapatan dalam kondisi mabuk dan mengkonsumsi obat keras. Mereka diamankan saat kendaraan pawai bedug melintas di depan Pos Terpadu Ops Lilin Lodaya Polres Cianjur, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (21/3) dini hari.Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, mengatakan penindakan yang dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta kekhusyukan malam takbir Idul Fitri 2026."Sudah ada larangan (Pawai bedug), tapi ada yang memaksakan untuk tetap pawai bedug keliling dalam kota. Sehingga, kendaraannya diberhentikan petugas. Setelah, dilakukan pemeriksaan sebagian besar pemuda tersebut kedapatan dalam kondisi mabuk minuman keras dan mengkonsumsi obat keras terbatas (OKT) jenis Tramadol," kata Alexander kepada kumparan.Selain mengamankan para pemuda, kata Alexander, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya belasan butir OKT jenis Tramadol dan beberapa botol minuman keras sisa konsumsi. Alexander belum merinci total jumlah pemuda yang diamankan itu."Miris, karena dari beberapa yang diamankan ada yang masih berusia anak-anak dan duduk di bangku kelas IV sekolah dasar," jelasnya.Mereka yang berhasil diamankan, lanjut Alexander, langsung dibawa ke Polres Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan oleh personel dari Satnarkoba."Penanganannya langsung oleh satuan reserse narkoba, akan dilakukan pendalaman lebih lanjut," ujarnya.Alexander mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, untuk merayakan malam takbiran dengan kegiatan positif serta menjauhi minuman keras dan obat-obatan terlarang demi menjaga keamanan bersama.