Pramono: Jakarta Terbuka Bagi Siapa Saja, Tapi Tak Semua Orang Bisa Bertarung

Wait 5 sec.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat pelepasan Mudik Gratis Pemprov DKI di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/3). Foto: Nasywa Athifah/kumparanGubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan harapan berlebihan kepada mereka yang ingin merantau ke Jakarta.Hal itu disampaikannya saat pelepasan Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/3). Ia memperbolehkan jika warga yang ikut mudik gratis nanti kembali ke Jakarta membawa keluarganya yang lain.“Dan nanti kalau mau pulang kampung, atau pulang ke Jakarta, Jakarta terbuka bagi siapa saja,” ujar Pramono.Calon penumpang menunggu keberangkatan bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanNamun menurutnya, meski Jakarta terbuka bagi siapa saja, tak semua orang mampu bertahan dan bersaing di kota tersebut.“Tetapi jangan menjanjikan sesuatu yang mengiming-imingi atau mengharapkan sesuatu yang ternyata tidak semua orang bisa bertarung di Jakarta.” --Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.Menurut Pramono, realita kehidupan di Jakarta tidak selalu mudah. Persaingan yang ketat membuat tidak semua orang mampu bertahan, meski banyak yang datang dengan harapan besar.Calon penumpang menunggu keberangkatan bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan“Jakarta terbuka bagi siapa saja untuk datang. Karena saya lihat hampir semua yang duduk di depan ini semuanya dulu mengadu nasib ke Jakarta. Termasuk gubernur, wakil gubernurnya,” ungkapnya.Pramono juga mengingatkan para pemudik agar tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan.“Kami ingin menyampaikan harapan, bagi para pemudik siapa pun yang akan mudik ke kampung halamannya mohon selama perjalanan tetap tertib, menjaga keamanan, kenyamanan,” kata Pramono.Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan berbagai program bagi warga yang memilih tetap berada di Jakarta saat libur Lebaran.Sejumlah penumpang bersiap memasuki gerbong kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (15/3/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanSalah satunya adalah pemberian insentif pajak untuk mendorong aktivitas ekonomi.“Bagi masyarakat yang sekali lagi tetap memilih di Jakarta. Selain gratis transportasi, kami juga akan mengadakan lomba diskon,” ungkapnya.“Kami memberikan insentif pajak bagi pusat-pusat perbelanjaan, pertokoan, hotel, bahkan pusat perbelanjaan nanti akan ada diskon sampai dengan 70 persen, 80 persen. Jadi tetap di Jakarta, menikmati Jakarta, kelengangan ini kita nikmati, mudah-mudahan warga yang tidak jadi mudik akan bisa menikmati Jakarta sebaik-baiknya,” lanjut dia.