Sejumlah kendaraan pemudik melaju di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026). Foto: Makna Zaezar/ANTARA FOTOJasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat sebanyak 1.600.660 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek terhitung sejak H-10 hingga hari H Lebaran (11-21 Maret 2026).Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 3,27 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, yakni sebanyak 1.550.017 kendaraan. Pergerakan kendaraan ini terdistribusi menuju Bandara Soekarno-Hatta, Merak, hingga area wisata Puncak.Berdasarkan data Jasa Marga, kenaikan paling mencolok terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi 1 yang mengarah ke Puncak, Bogor. Tercatat ada 395.580 kendaraan yang melintas, melonjak 5,30 persen dari tahun lalu.Foto udara sejumlah kendaraan melintas di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Majalengka, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026). Foto: Dedi Suwidiantoro/ANTARA FOTOBerikut rincian distribusi kendaraan di wilayah Jabodetabek:GT Cengkareng (Arah Bandara Soetta): 730.373 kendaraan (naik 3,14%).GT Cikupa (Arah Merak): 474.707 kendaraan (naik 1,82%).GT Ciawi 1 (Arah Puncak): 395.580 kendaraan (naik 5,30%).Tak hanya di Jabodetabek, arus kendaraan menuju wilayah Jawa Barat seperti Bandung dan Rancaekek juga mengalami peningkatan. Total 770.636 kendaraan tercatat melintas, naik 1,69 persen dibandingkan tahun 2025.Peningkatan signifikan terjadi di GT Cileunyi (Tol Padaleunyi) yang menuju arah Garut dan Tasikmalaya dengan kenaikan 5,43 persen. Sebaliknya, volume kendaraan yang masuk ke Kota Bandung melalui GT Pasteur justru sedikit melandai, turun 2,46 persen menjadi 349.934 kendaraan.Foto udara sejumlah kendaraan pemudik antre melintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026). Foto: Makna Zaezar/ANTARA FOTOSenior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengingatkan pemudik untuk tetap waspada dan menyiapkan kondisi fisik maupun kendaraan."Jasa Marga memprediksi volume lalu lintas akan kembali meningkat pada H+1 dan H+2 Idul Fitri 1447H/2026 M seiring tingginya mobilitas masyarakat dalam rangka silaturahmi ke sanak saudara maupun kunjungan ke destinasi wisata," ujar Widiyatmiko dalam keterangannya, Minggu (22/3).Sementara itu, Marketing and Communication Department Head Jasa Marga, Panji Satriya, mengimbau pengguna jalan untuk memastikan saldo e-toll mencukupi demi kelancaran transaksi di gerbang tol."Jasa Marga juga mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan," kata Panji.