Strategi ASTRA Infra untuk Layani Pemudik Mobil Listrik di Tol Trans Jawa

Wait 5 sec.

Sendika, salah seorang pemakai kendaraan listrik saat mengisi daya mobilnya di SPKLU Rest Area KM 166 Tol Cipali, pada Minggu (15/3/2026). Foto: Dok. kumparanLonjakan penggunaan kendaraan listrik saat periode mudik Lebaran 2026 sudah diantisipasi oleh pengelola jalan tol. Salah satunya dilakukan ASTRA Infra dengan menambah fasilitas pengisian daya di sejumlah titik strategis.Head of Corporate Communications ASTRA Infra, Deddy Pradityo Opficon, mengatakan pihaknya telah menyiapkan tambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di rest area sepanjang ruas tol yang dikelola.“Dengan meningkatnya pengguna kendaraan listrik di periode mudik dan balik Lebaran 2026, ASTRA Infra menyediakan penambahan jumlah SPKLU di 17 titik di seluruh rest area ruas tol ASTRA Infra yang didukung dengan kemampuan ultra fast charging,” ujar Deddy kepada kumparan, Jumat (20/3/2026).SPKLU di Rest Area KM 166 Tol Cipali, pada Minggu (15/3/2026). Foto: Dok. kumparanPenambahan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik tetap terakomodasi di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik.Di sisi lain, ASTRA Infra juga mengingatkan pengguna kendaraan listrik untuk melakukan perencanaan perjalanan dengan lebih matang. Hal ini penting guna menghindari antrean panjang di titik pengisian daya, terutama saat rest area dalam kondisi padat.SPKLU di Rest Area KM 166 Tol Cipali, pada Minggu (15/3/2026). Foto: Dok. kumparan“ASTRA Infra mengimbau kepada pengguna kendaraan listrik untuk memperhatikan dengan cermat terkait perencanaan pengisian daya kendaraan listrik, lokasi pengisian daya, alternatif lokasi pengisian daya apabila rest area penuh, serta menghindari pengisian daya saat persentase baterai berada di bawah 20 persen,” jelasnya.Selain untuk mengantisipasi kepadatan, langkah tersebut juga bertujuan menjaga performa dan masa pakai baterai kendaraan listrik tetap optimal selama perjalanan jarak jauh.Dengan adanya penambahan SPKLU ini, diharapkan pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih nyaman, sekaligus mendukung ekosistem elektrifikasi yang kian berkembang di Indonesia.