Kemenhub: Penumpang Angkutan Umum Hari H Lebaran Capai 873 Ribu Orang

Wait 5 sec.

Petugas memantau pergerakan arus mudik melalui layar CCTV di Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (19/3/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat pergerakan penumpang angkutan umum pada hari H Lebaran, Sabtu (21/3) mencapai 873.916 orang.Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Ernita Titits Dewi mengatakan selain pergerakan penumpang, arus kendaraan juga terpantau masih cukup tinggi di sejumlah simpul transportasi.“Pemudik dengan angkutan umum hingga hari Lebaran masih cukup tinggi, tetapi masih tetap terkendali. Moda transportasi terbanyak yang digunakan masih dengan moda kereta api,” ujarnya, dikutip Senin (23/3).Berdasarkan data harian, pergerakan keberangkatan penumpang angkutan umum pada hari H Lebaran pada moda kereta api sebanyak 364.649 orang, terdiri atas 205.335 penumpang antarkota dan 159.314 penumpang perkotaan regional.Kemudian, keberangkatan dengan angkutan udara sebanyak 206.785 orang, terdiri atas 155.675 penumpang domestik dan 51.110 penumpang internasional. Keberangkatan dengan angkutan laut sebanyak 21.141 orang dan angkutan penyeberangan sebanyak 177.564 orang. Sementara itu, keberangkatan dengan moda angkutan darat (penumpang bus) sebanyak 103.777 orang.Secara kumulatif, pergerakan penumpang angkutan umum sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga hari H Lebaran (21 Maret 2026) mencapai 10.887.584 orang. Jumlah ini menunjukkan kenaikan sebesar 8,58 persen dibandingkan dengan angkutan Lebaran 2025 yang sebanyak 10.027.482 orang.Adapun distribusi kumulatif per moda meliputi moda kereta api sebanyak 3.349.343 orang, naik 13,46 persen dari 2.952.055 orang pada tahun sebelumnya; angkutan udara sebanyak 2.397.192 orang, naik 2,95 persen dari 2.328.551 orang; angkutan penyeberangan sebanyak 2.664.004 orang, naik 14,01 persen dari 2.336.619 orang; angkutan bus sebanyak 1.693.931 orang, naik 9,37 persen dari 1.548.874 orang; dan angkutan laut sebanyak 783.114 orang.Sejumlah penumpang memasuki gerbong kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (15/3/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanSelain pergerakan penumpang, arus kendaraan juga terpantau di sejumlah simpul transportasi. Pada hari H Lebaran, kendaraan yang keluar dari gerbang Tol Jakarta tercatat sebanyak 193.237 unit, sementara kendaraan yang masuk mencapai 122.074 unit.Total pergerakan kendaraan keluar dan masuk pada gerbang Tol Jabodetabek tercatat sebanyak 380.753 unit, dan pada gerbang Tol Non-Jabodetabek sebanyak 353.546 unit.Di ruas arteri, kendaraan yang keluar dari Jabodetabek tercatat sebanyak 601.275 unit, dan yang masuk sebanyak 460.089 unit. Sementara itu, pergerakan kendaraan di ruas arteri Non-Jabodetabek mencapai 607.366 unit.Kemenhub juga mencatat kinerja ketepatan waktu (on time performance/OTP) angkutan umum pada hari H Lebaran. OTP pada angkutan perkeretaapian antarkota sebesar 97,70 persen, moda perkeretaapian regional 99,40 persen, moda udara domestic sebesar 88.09%, dan moda udara internasional 69,31 persen.Sementara OTP untuk moda angkutan laut mencapai 95,92 persen, angkutan penyeberangan mencapai 93,20 persen, dan angkutan darat sebesar 64,97 persen.Kemenhub juga mengimbau masyarakat untuk mulai mengantisipasi arus balik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026 (H+3).“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik lebih awal menghindari waktu-waktu puncak, serta mempertimbangkan alternatif jadwal perjalanan guna mengurangi kepadatan serta memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman," pungkas Titis.