Dosen Unpam Lapor Polisi Usai Dituding Lakukan Pelecehan Seksual di KRL

Wait 5 sec.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi. Foto: Dok. kumparanDosen Universitas Pamulang (Unpam) berinisial FHS lapor polisi usai dituding melakukan pelecehan seksual di KRL Jakarta Kota-Nambo."Iya PPA sudah terima laporan tersebut. Mereka saling lapor, namun masih proses penyelidikan," kata Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, saat dikonfirmasi, Senin (16/3). Made mengatakan, kasus itu hingga saat ini masih berjalan. "Masih lanjut," ucapnya.Sebelumnya, seorang penumpang di dalam Commuter Line rute Jakarta Kota-Nambo mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh penumpang lain yakni FHS pada Sabtu (14/3) pukul 21.01 WIB.Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan, peristiwa itu terjadi saat korban naik KRL menuju Stasiun Cibinong menuju Tebet. Sementara pelaku naik dari Stasiun Tanjung Barat."Diketahui bahwa korban naik dari Stasiun Tebet dengan tujuan Stasiun Cibinong di perjalanan Commuter Line No.1530 (Jakarta Kota - Nambo), sedangkan terduga pelaku naik dari Stasiun Tanjung Barat," ungkap Leza dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (15/3).Leza mengatakan, saat petugas mengetahui aksi pelecehan yang dilakukan, mereka langsung menurunkan pelaku di Stasiun Universitas Indonesia.Ia tidak menjelaskan secara rinci bentuk pelecehan yang dilakukan pelaku. Namun menurut informasi viral yang beredar, pelaku disebut menyentuh bagian pribadi korban sebanyak 2 kali sehingga korban berteriak."Terduga pelaku melakukan tindakan pelecehan seksual di dalam Commuter Line. Dan diturunkan di Stasiun Universitas Indonesia oleh petugas dalam kereta berkat laporan dan bantuan pengguna lain," jelas Leza.Tindak lanjut atas peristiwa ini, petugas Commuter Line langsung berkoordinasi dengan petugas stasiun. "Korban dan terduga pelaku selanjutnya dimintai keterangan terkait kronologis kejadian," kata Leza.Pelaku yang telah diamankan petugas KRL langsung diserahkan ke Polres Depok untuk penyelidikan lebih lanjut.Unpam Buka SuaraKabid Humas dan Protokoler Unpam, Muhyiddin Fanda, membenarkan FHS merupakan salah satu dosen di universitasnya."Iya benar, dosen Unpam," katanya saat dikonfirmasi kumparan, Senin (16/3).Dia menjelaskan, Unpam juga telah melakukan pembahasan internal terhadap peristiwa yang ramai di media sosial itu."Berdasarkan klarifikasi awal yang kami terima, tidak ditemukan bukti yang mendukung dugaan yang beredar di media sosial," ungkapnya.Muhyiddin menambahkan, saat ini pihaknya masih terus melakukan proses klarifikasi terkait dugaan pelecehan tersebut. Dia pun mengimbau agar seluruh pihak tak berspekulasi."Kami menghormati semua pihak untuk menyelesaikannya secara baik," ucap dia."Kami berharap semua pihak dapat menunggu hasil klarifikasi secara utuh agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi," lanjutnya.