Kasih THR ke Keponakan Harus Sama Rata atau Beda Sesuai Umur? Ini Tipsnya!

Wait 5 sec.

Ilustrasi membagikan THR Ramadhan. Foto: Shutter StockMemberikan THR kepada keponakan dan sanak saudara di hari raya Idul Fitri menjadi salah satu tradisi yang dijalani kebanyakan keluarga di Indonesia. Momen ini tidak sekadar berbagi rezeki, tetapi juga menjadi cara sederhana untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan menebar kebahagiaan di hari Lebaran.Namun, di balik kebiasaan tersebut, masih banyak yang bingung bagaimana mengatur pemberian THR bagi anak-anak kecil dan sudah lebih besar.Financial planner Bareyn Mochaddin menjelaskan, penting untuk diingat alasan di balik kita memberikan THR kepada sanak saudara dan keponakan-keponakan. Salah satunya adalah berbagi kebahagiaan."Salah satu tips yang mungkin bisa diterapkan adalah membaginya berdasarkan lembar uangnya, tidak peduli berapa besar nominalnya," kata Bareyn kepada kumparanMOM.Jadi, Anda bisa menyiapkan pecahan uang, misalnya Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, dan seterusnya. Ingat, siapkan uang berdasarkan kemampuan masing-masing, Moms."Lalu kita bisa bertanya kepada anak tersebut, 'Kamu kelas berapa? Kelas 5 SD. Oke, ini lima lembar' atau "Kamu kelas 12, berarti dapat lima lembar, ya'," tutur Bareyn.Financial planner, Bareyn Mochaddin. Foto: kumparanDengan cara tersebut, kita bisa memperkirakan berapa banyak anak dan uang yang disiapkan untuk bagi-bagi THR."Dan yang tidak kalah penting, kita tetap bisa mendapatkan keseruannya, ada sesi kita bisa berbagi kebahagiaan kepada sanak saudara dan keponakan kita," jelasnya.Beri THR Sesuai Kemampuan, Jangan Dipaksakan!Di sisi lain, Bareyn mengingatkan keputusan untuk memberikan THR perlu disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing. Jangan paksakan memberi THR jika kondisi Anda:Masih punya utang. Bila ada, maka gunakan uang THR untuk menyelesaikan utangnya.Sulit untuk membeli kebutuhan sehari-hari"Tidak memberikan THR itu bukan sebuah kesalahan, tapi justru salah satu cara supaya kondisi keuangan kita tetap baik-baik saja, dan tidak menyusahkan keluarga di masa depan," tegas Bareyn.Jadi, penting diingat, tidak memaksakan diri merupakan salah satu cara menyelamatkan keuangan kita ya, Moms."Lebih baik menahan diri daripada menyusahkan orang lain," pungkasnya.