BMKG Prediksi Cuaca Berawan di 6 Titik Pemantauan Hilal di Aceh

Wait 5 sec.

Ilustrasi awan berbentuk cincin. Foto: Wikimedia CommonsBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh memprakirakan kondisi cuaca di enam titik pemantauan hilal di Aceh pada Kamis (19/3/2026) sore hingga malam hari didominasi berawan hingga cerah berawan.Kondisi ini berpotensi mempengaruhi proses rukyat hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah.Prakirawan BMKG Aceh, Fitriana Nur, mengatakan, di wilayah Lhoknga, Aceh Besar, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan pada sore hari. Sementara itu, di Pantai Lhokgeulumpang, Aceh Jaya, kondisi cuaca juga diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan.“Untuk Sabang, kondisi cuaca diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Sedangkan Lhokseumawe, Aceh Barat, dan Simeulue umumnya cerah berawan hingga berawan,” ujar Fitriana, Kamis (19/3/2026).Enam lokasi pemantauan hilal yang disiapkan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh adalah Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang di Lhoknga, Aceh Besar; Tugu Nol Kilometer di Sabang; Bukit Blang Tiron Perta Arun Gas di Lhokseumawe; Pantai Lhokgeulumpang di Aceh Jaya; POB Suak Geudubang di Aceh Barat; serta Pantai Nancala di Teupah Barat, Simeulue.Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, mengatakan pemantauan hilal dilakukan serentak dengan sidang isbat yang digelar pemerintah pusat di Jakarta.“Pengamatan dimulai setelah salat Asar dan diawali dengan pemaparan posisi hilal oleh tim hisab rukyat dan ahli astronomi,” kata Azhari.Ia menjelaskan, hasil pengamatan dari seluruh Indonesia akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat untuk menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah.“Pengumuman penetapan Idulfitri akan disampaikan Menteri Agama sekitar pukul 19.30 WIB,” ujarnya.Azhari juga mengimbau masyarakat untuk tetap saling menghormati apabila terjadi perbedaan dalam penetapan hari raya.