Seorang pemudik asal Mesuji, Lampung menangis di tengah antrean panjang karena mendapat kabar lewat sambungan telepon bahwa Sang Ibu telah meninggal di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten. Foto: @humaspoldabanten/InstagramBertemu orang tua tercinta di momen Lebaran jadi salah satu alasan utama para pemudik pulang ke kampung halaman. Namun, kondisi berbeda dialami pemudik ini.Saat sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman, dia mendapat kabar, ibunya meninggal dunia.Pemudik ini tengah mengantre di Pelabuhan Ciwandan. Lututnya seketika lemas, hanya bisa tersungkur di pinggir motornya.Pria itu tak kuasa menyimpang kesedihan. Sambil menggenggam ponselnya, dia harus menyaksikan salah satu orang yang paling ingin ditemuinya di mudik ini, telah tiada sebelum dia sampai di kampung halaman."Di Pelabuhan Ciwandan, di tengah antrean panjang demi bertemu keluarga, langkah pemudik asal Mesuji, Lampung ini seketika terhenti. Kabar duka datang melalui sambungan telepon—Sang Ibu tercinta telah berpulang ke hadirat Allah SWT," tulis akun @humaspoldabanten, dikutip Selasa (17/3).Dirsamapta Polda Benten, Kombes Pol Kukuh yang berada di lokasi, mencoba menenangkan pemudik itu. Kukuh menemani pria itu melepas duka mendalam sebelum melanjutkan perjalanan.Setelah beberapa saat, pria itu memutuskan untuk melanjutkan perjalanan. Dengan langkah yang masih lunglai, isak tangis yang belum sepenuhnya reda, pria itu kembali menaiki sepeda motor yang dibawanya dari Jakarta menuju ke Mesuji untuk melanjutkan perjalanan, bertemu dengan sang ibunda untuk terakhir kalinya.