Pengendara mengisi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Medan, Sumatera Utara. Foto: PLN UID Sumatera Utara/HO/ANTARAPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara menyiapkan ratusan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk menghadapi lonjakan mobilitas mobil listrik pada arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan pengguna kendaraan setrum dapat melakukan perjalanan lintas kota dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran kehabisan daya.Lokasi penempatannya meliputi jalur lintas utama, pusat kota, kawasan publik, hingga area istirahat dengan tingkat mobilitas tinggi.Pelanggan mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Medan, Sumatera Utara, Kamis (5/3/2026). Foto: Yudi Manar/ ANTARA FOTO"Sebanyak 113 unit SPKLU yang tersedia itu tersebar di 91 lokasi strategis Sumut," ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir di Medan, Kamis (19/3/2026) disitat dari Antara.Ia menjelaskan, kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan dapat mempermudah pengguna kendaraan listrik dalam merencanakan perjalanan jarak jauh. Dengan ketersediaan SPKLU yang merata, pengguna diharapkan tidak lagi mengalami kendala saat melakukan pengisian daya di tengah perjalanan."Selain itu, juga ada ketersediaan SPKLU fast charging di sepanjang ruas Tol Medan-Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi-Indrapura atau dua arah yang berada di area rest area," ucapnya.Menurutnya, penyediaan SPKLU ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung percepatan transisi energi bersih di Indonesia. Infrastruktur pengisian daya yang memadai dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik.Pelanggan mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Medan, Sumatera Utara, Kamis (5/3/2026). Foto: Yudi Manar/ ANTARA FOTO“Penyediaan SPKLU di berbagai lokasi strategis merupakan bentuk nyata dukungan PLN terhadap transisi energi dan upaya menurunkan emisi karbon, sejalan dengan target net zero emission 2060,” tegasnya.Lebih lanjut, ia menambahkan momentum mudik Lebaran menjadi ajang penting untuk menunjukkan kesiapan ekosistem kendaraan listrik di daerah. PLN pun ingin memastikan seluruh pengguna kendaraan listrik dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman.“Kami ingin memastikan masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan," Tuntasnya.